Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Karyawan SDM 18 Surabaya Ikuti Kajian Tuntunan Ibadah Sesuai HPT

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Karyawan SDM 18 Surabaya Ikuti Kajian Tuntunan Ibadah Sesuai HPT
Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 18 Surabaya, mengikuti kegiatan kajian Tuntunan Ibadah Sesuai HPT. (Mitha Rizky Rachmawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 18 Surabaya mengadakan kegiatan kajian rutin dengan tema “Tuntunan Ibadah Sesuai HPT”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (21/8/2025) bertempat di Hall Al-Insyirah.

Diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SD Muhammadiyah 18 Surabaya, kegiatan ini disiarkan secara Live melalui akun instagram resmi M18 Surabaya.

Wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr H Sholihin Fanani MPSDM sebagai narasumber pada kegiatan ini menyampaikan bahwa konsep ibadah dalam islam berlandaskan al-Quran, dan empat pilar ibadah, yaitu meliputi keyakinan hati, ucapan lisan, perbuatan, dan tindakan fisik.

“Keyakinan hati dapat dilakukan dengan mengenal dan menyakini Allah sebagai pencipta seluruh alam dan isinya. Lisan, menyampaikan ajaran islam dengan proses dakwah yang jujur. Perbuatan, praktik ibadah dan melakukan kegiatan sosial,” ujarnya.

Ada 3 hal yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keimanan dalam beribadah, di antaranya ada menambah ilmu, menambah keistiqomahan, dan menambah keikhlasan.

Dalam hal ini, Sholihin Fanani menjelaskan bahwa semakin tinggi ilmu manusia, semakin tinggi rasa ikhlas dan keistiqomahan dalam diri manusia maka semakin baik pula ibadahnya.

“Ibadah bukan hanya sekadar ritual, melainkan cerminan ketaatan seseorang hamba kepada penciptanya dalam setiap gerak-gerik kehidupannya,” ujar Sholihin Fanani.

Selain 4 pilar ibadah. Adapula 4 pokok ajaran islam yaitu ada tauhid, ibadah, akhlaq, dan muamalah duniawiyah dalam hakikat ibadah yang bertujuan untuk membersihkan jiwa manusia.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sholihin Fanani, juga menyampaikan tentang ibadah dalam perspektif Muhammadiyah ada 3 yaitu tuntunan Rasullullah, ibadah sosial, akhlaq dan muamalah.

“Ibadah harus murni mengikuti sunnah nabi Muhammad SAW tanpa penambahan atau pengurangan. Ibadah juga tidak hanya ritual, melainkan juga dapat berupa kontribusi positif dalam masyarakat, sehingga terwujudlah penegakan aqidah murni, akhlaq mulia, dan muamalah duniawi,” imbuhnya.

Dalam kajian ini juga disampaikan mengenai Muhammadiyah yang menekankan bahwa ibadah ritual adalah fondasi, namun pengenalannya harus terwujud dalam bentuk pengabdian kepada sesama dan pembangunan peradaban.

Sepanjang kegiatan ini berlangsung, seluruh guru dan karyawan sangat terkesima dengan pembahasan yang telah disampaikan pemateri.

“Luar biasa hebat, beliau menyampaikan dengan gaya khasnya, mendalam, santai dam serius. Sehingga kajian sore ini tidak semata-mata hanya ilmu saja yang didapatkan namun juga tawa hangat seisi ruangan yang cukup mengusir rasa kantuk,” kata Cahyo Iswahyudi SPdGr.

Akhir kata, sebagai penutup. Sholihin Fanani, mengajak seluruh guru dan karyawan SD Muhammadiyah untuk meningkatkan keimanan, terutama dalam hal ibadah dengan ikhlas dan istiqomah demi meraih ridha Allah SWT serta berkontribusi dalam kemajuan umat dan bangsa.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡