Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Kepala Sekolah Terdampak Banjir di Sumbar Apresiasi Bantuan Cepat Kemendikdasmen

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Kepala Sekolah Terdampak Banjir di Sumbar Apresiasi Bantuan Cepat Kemendikdasmen
Para kepala sekolah, guru, dan siswa yang terdampak banjir di wilayah Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berfoto bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Kepala sekolah dan guru di wilayah Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti atas bantuan yang diberikan dalam penanganan dampak bencana banjir bandang yang melanda sejumlah sekolah di Kabupaten Agam.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu-Kamis (26-27/11/2025) telah membawa kerusakan besar pada fasilitas sekolah, mengganggu akses pendidikan, serta berdampak langsung pada kondisi psikologis dan kesejahteraan murid, kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, dan orang tua.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tanjung Raya, Mirna Zulfianti mengatakan bahwa banjir bandang membawa material lumpur, pasir, dan batu hingga merusak ruang laboratorium serta menggenangi tujuh ruang kelas di lantai bawah, perpustakaan, dan ruang kepala sekolah.

Lumpur setebal 50 cm memenuhi area sekolah sehingga proses pembersihan membutuhkan tenaga besar dan waktu yang panjang.

“Kami sangat bersyukur adanya bantuan cepat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di tengah keterbatasan kami, bantuan ini sangat berarti untuk memulai kembali pemulihan fasilitas sekolah serta mendukung keberlanjutan pembelajaran siswa,” ungkap Mirna saat ditemui di SMPN 1 Tanjung Raya, Jumat (5/12/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 2 Tanjung Raya, Sulastri. Ia menyampaikan bahwa sekolah yang terletak tepat di tepi sungai turut luluh lantak akibat banjir bandang pada 27 November dengan seluruh ruangan dipenuhi material lumpur yang tebal.

Alhamdulillah, bangunan kami tidak roboh, tetapi kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Bantuan dari Kemendikdasmen menjadi penyemangat besar bagi kami untuk segera bangkit dan mulai berbenah. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri,” tuturnya.

Dampak serupa juga dirasakan oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Lydia Ningsih. Ia mengatakan bahwa kerusakan terjadi pada ruang kepala sekolah, tata usaha, ruang multimedia, ruang wakil kepala sekolah, ruang guru, serta perpustakaan, yang semuanya terendam lumpur setinggi 30-60 cm.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri atas bantuan yang diberikan dan perhatian terhadap siswa yang terdampak serta keluarganya. Bantuan ini sangat membantu kami untuk tetap menjaga keberlangsungan pembelajaran di tengah kondisi sulit,” ujar Lydia.

Lydia menambahkan, bantuan dari Kemendikdasmen tidak hanya meringankan beban pemulihan infrastruktur, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para guru dan siswa yang saat ini tengah berjuang bangkit dari bencana.

“Mereka berharap pemulihan fasilitas dapat terus berlanjut sehingga proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu