Memberikan contoh yang baik merupakan strategi dakwah yang disebut bil hal. Prinsip itulah yang diterapkan para guru SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi pada Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11/2025) di halaman sekolah sebagai kunci keteladanan dalam menegakkan disiplin peserta didik.
Kepala SMA Muha Genteng periode 2025-2029, Hj. Ani Sudarmi, M.Pd., berulang kali mengajak seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk menerapkan strategi dakwah Rasulullah SAW, salah satunya dakwah bil hal memberikan keteladanan secara nyata.
“Proses ini membutuhkan konsistensi dari semua lini, baik dalam berkomunikasi, bermedia sosial, bersikap, hingga dalam berbusana,” ujarnya.
Pada pelaksanaan upacara, seluruh guru mengenakan busana tradisional Banyuwangi dengan tampilan anggun dan mengikuti upacara dengan penuh khidmat.
Sikap disiplin tersebut menjadi teladan langsung bagi peserta didik. Para siswa pun tampak rapi menyesuaikan dengan ketertiban yang dicontohkan gurunya. Barisan berlapis sesuai jenjang kelas tersusun indah dan teratur.
Hingga upacara berakhir, tidak satu pun siswa yang bergeming. Saat menyanyikan lagu Hymne Guru dan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa karya Sartono, suara para siswa terdengar kompak dan selaras.
Kekhidmatan semakin terasa ketika seluruh peserta upacara khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara tanpa ada suara gaduh maupun gerakan yang mengganggu. Sikap hormat para siswa kepada gurunya tampak jelas dari cara mereka menjaga ketenangan, fokus, serta mengikuti aba-aba petugas dengan tepat.
Pemandangan ini menjadi bukti bahwa keteladanan yang ditunjukkan para guru benar-benar membuahkan hasil dalam membangun karakter disiplin dan penghormatan di lingkungan sekolah.
Selain itu, Iringan keyboard dari Ir. Mutawasik menambah kekhidmatan suasana, membuat lagu terasa mengalun dari hati.
Upacara HGN tahun ini di SMA Muha Genteng berlangsung penuh penghayatan. Keteladanan kedisiplinan para guru benar-benar tercermin dan diikuti oleh peserta didik. Selama satu jam, sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai, rangkaian upacara berjalan tertib. Setelah istirahat sejenak, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian praktik ibadah. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments