Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

H. Muhammad Shodiq: Mencapai Puasa yang Berkualitas

Iklan Landscape Smamda
H. Muhammad Shodiq: Mencapai Puasa yang Berkualitas
H. Muhammad Shodiq Wakil Ketua PCM saat memberikan Kultum di Masjid AlMahdi Photo Sumardani / PWMU.CO
pwmu.co -

Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan, H. Muhammad Shodiq, menghadiri kegiatan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum Ramadhan di Masjid Al Mahdi, Perumtas 3 Grabagan, Tulangan, Rabu (04/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Shodiq menyampaikan tausiyah kepada para jamaah mengenai pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan agar memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Pada awal kultumnya, ia mengingatkan jamaah tentang keutamaan puasa Ramadhan dengan membacakan hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa siapa saja yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” kutipnya di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan bahwa ibadah puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga harus dilandasi dengan iman serta niat yang tulus. Menurutnya, puasa yang dilakukan hanya karena rutinitas atau sekadar mengikuti kebiasaan tidak akan memberikan nilai ibadah yang sempurna.

“Puasa yang kita jalankan harus benar-benar dilandasi iman dan keikhlasan, hanya berharap balasan dari Allah SWT, bukan karena ingin dipuji atau dilihat orang lain,” terangnya.

Lebih lanjut, H. Muhammad Shodiq juga menjelaskan beberapa langkah penting agar umat Islam dapat menjalankan puasa yang berkualitas sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan hadis.

Lima Cara Mencapai Puasa Berkualitas

Pertama, memperkuat iman dan niat yang ikhlas. Ia menegaskan bahwa puasa harus dilakukan dengan niat yang tulus karena Allah SWT, bukan karena riya’ atau ingin mendapatkan pujian dari orang lain. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Kedua, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Puasa memiliki tujuan utama untuk membentuk pribadi yang bertakwa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketiga, menghindari berbagai perbuatan dosa. Selama menjalankan ibadah puasa, setiap Muslim diingatkan untuk menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi nilai pahala puasa, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari.

Keempat, memperbanyak ibadah. Selain menahan lapar dan haus, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, serta berdoa kepada Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 78.

Kelima, bersabar dalam menjalankan puasa. Kesabaran menjadi kunci penting dalam menahan berbagai godaan, termasuk menahan lapar, haus, dan menjauhi perbuatan yang dilarang selama menjalankan ibadah puasa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 153.

Di akhir kultumnya, H. Muhammad Shodiq berharap para jamaah dapat menerapkan lima hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari selama bulan Ramadhan.

Ia menegaskan bahwa jika lima prinsip tersebut dijalankan dengan baik, maka ibadah puasa yang dilakukan akan membawa seseorang menuju derajat ketakwaan sebagaimana tujuan utama dari puasa Ramadhan.

“Apabila lima hal ini bisa diterapkan oleh para jamaah, insya Allah kita akan mendapatkan predikat takwa sesuai tujuan puasa, sehingga puasa yang kita jalankan menjadi puasa yang berkualitas dan diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu