Tanwir XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) resmi dibuka dengan penuh semangat di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (29/10/2025) sore.
Acara yang mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri” ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najmudin.
Juga hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik. Ribuan kader IMM dari seluruh Indonesia memenuhi Dome UMM, menandai semangat kebersamaan yang membara.
Dalam bagian inti pidatonya, Bahlil Lahadalia menyoroti arah kebijakan energi nasional yang kini fokus pada transisi energi bersih dan kemandirian produksi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen mengurangi impor minyak dan meningkatkan produksi dalam negeri melalui program campuran bahan bakar berbasis etanol dari jagung, tebu, dan singkong.
“Kita tidak boleh terus bergantung pada impor. Indonesia punya sumber daya alam yang melimpah. Sudah saatnya rakyat menjadi tuan di negerinya sendiri,” tegasnya.
Bahlil juga menyebutkan bahwa hingga Oktober 2025, target produksi minyak nasional telah mencapai 650 ribu barel per hari, sesuai target APBN. Ia menargetkan pada tahun 2029 Indonesia mampu mencapai 900 ribu barel per hari, serta memastikan seluruh desa di Indonesia teraliri listrik.
“Program elektrifikasi ini akan menjangkau hingga pelosok Papua, NTT, dan Maluku. Tidak boleh ada lagi desa tanpa listrik,” katanya optimis.
Mengajak Mahasiswa Jadi Mitra Kritis
Bahlil menegaskan, pemerintah tidak anti kritik. Ia bahkan mengajak mahasiswa untuk berdiskusi secara terbuka, dengan basis data dan argumen yang kuat.
“Silakan kritik saya. Tapi datanglah dengan data, bukan emosi. Saya terbuka untuk dialog, bahkan kalau mau diskusi dari jam tujuh pagi sampai tujuh pagi lagi, saya siap,” ujarnya disambut tawa peserta.
Di akhir pidatonya, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader IMM atas semangat dan dedikasinya dalam membangun bangsa. Ia kemudian secara resmi membuka Tanwir XXXIII IMM, didampingi oleh Ketua PP Muhammadiyah, Gubernur Jawa Timur, Rektor UMM, dan Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza.
“Selamat bermusyawarah, teruslah berkontribusi dengan energi kolektif untuk negeri,” pungkasnya.
Terakhir Bahlil kemudian secara resmi membuka Tanwir XXXIII IMM dengan memetik Kecambi didampingi oleh PP Muhammadiyah, BPH UMM, Gubernur Jawa Timur, Rektor UMM, dan Ketua Umum DPP IMM. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments