
PWMU.CO – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri ke-XII Ma’had Al Muttaqin Paciran, Lamongan, yang digelar Sabtu (5/7/25) di Pertigaan Kauman, Jalan Kauman 3 Blimbing, Paciran.
Acara akbar ini dihadiri ribuan jamaah, wali santri, pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap eksistensi dan kemajuan Lembaga Pendidikan al Qur’an Al Muttaqin.
Tak hanya di lokasi, acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube dan M2 TV, menjangkau khalayak lebih luas.
Kreasi para santri menjadi pembuka acara. Mereka menampilkan seni Islami yang sarat nilai budaya dan pendidikan, disusul dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an yang menggugah hati. Mars Lembaga Pendidikan al Qur’an Al Muttaqin pun dikumandangkan dengan semangat, membangkitkan rasa cinta tanah air dan agama.
Prosesi pengumuman kelulusan santri TKA/TPA/Madin Al Muttaqin dibacakan langsung oleh Kepala LPQ Al Muttaqin, Ustadz Qoyyum Viky Firmansyah, SPd.
Momentum puncak acara adalah prosesi wisuda santri, yang menjadi simbol keberhasilan mereka dalam menempuh pendidikan al-Qur’an.
Ketua Yayasan Ma’had Al Muttaqin, Ustadz Muhammad Wahid SPdI MPd turut menyerahkan cendera mata kepada para tamu kehormatan. Beberapa pejabat yang hadir di antaranya:
Dr KH Nur Yasin Shirothol Mustaqim MA (Ketua Tim Pontren dan Kesetaraan Kanwil Kemenag Jatim), yang menyampaikan tausiyah penuh motivasi.
Dr H Akhmad Jazuli SH MSi, Mewakili Gubernur Jawa Timur) yang mengapresiasi kontribusi Ma’had Al Muttaqin dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
H M Muhlisin Mufa, SAg MPdI, Kepala Kemenag Lamongan, yang memberikan sambutan penuh semangat.
Ibu Nurul Khumaidah SH MM, mewakili Bupati Lamongan yang menyampaikan komitmen Pemkab terhadap pendidikan pesantren.
Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Wahid menegaskan bahwa keberadaan LPQ Al Muttaqin selaras dengan amanat konstitusi dan visi pemerintah.
“Lembaga Pendidikan al-Qur’an turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 Alinea ke-4, serta UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ini juga bagian dari mendukung visi Presiden Bapak Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran semua pihak – pemerintah, masyarakat, guru, orangtua, dan santri – sangat krusial dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang akan menjadi pilar masa depan bangsa.
Acara semakin khidmat dengan tabligh akbar oleh Dr KH Nur Yasin Shirothol Mustaqim MA, yang menyampaikan pesan moral penuh makna. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi.
Kesuksesan Haflah Akhirussanah dan Wisuda ke-XII ini menjadi bukti nyata komitmen Ma’had Al Muttaqin dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada agama dan bangsa.
Semoga para santri yang telah diwisuda dapat mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh demi kemajuan umat dan negeri tercinta.
Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan







0 Tanggapan
Empty Comments