
PWMU.CO – Acara Halal Bihalal 1446 H yang diselenggarakan oleh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik berlangsung khidmat dan penuh suasana persaudaraan. Kegiatan ini bertempat di Lapangan Bung Karno Square, SD Muhammadiyah 3 Gresik (Kampus B) tepatnya yaitu Jalan Harun Thohir 37A, Gresik, Selasa (8/4/2025).
Acara ini diikuti oleh seluruh AUM pendidikan yang berada di bawah naungan PCM Gresik, meliputi SD Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 2, SD Muhammadiyah 3, SMP Muhammadiyah 1, dan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Halal bihalal ini menjadi ajang mempererat tali silaturahim antara guru dan karyawan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Kecamatan Gresik.
Ketua Dikdasmen dan PNF, Dr Sukaris, menyampaikan permohonan maaf apabila dalam memimpin AUM pendidikan selama setahun ke belakang terdapat kesalahan dan meminta agar dimaafkan seluas-luasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Sukaris juga mengutip pesan Prof Mukti terkait konsep 4R, yaitu:
- Reflection, selalu mengevaluasi dan memperbaiki diri, baik sebagai pribadi maupun organisasi.
- Refreshing, selalu menyegarkan dan meningkatkan kapasitas diri.
- Recreation, bergembira dan selalu riang serta senang.
- Resolution, selalu istiqamah dalam hal-hal baik.
“Keempat konsep ini dirasa sangat cocok untuk kondisi kita saat ini,” ujar Dr Sukaris.
Sinergi dan Ukhuwah untuk Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah
Dalam sambutannya, Ketua PCM Gresik, Moh Sholichin, menyampaikan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. “Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat persaudaraan dan meningkatkan sinergi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah di Gresik,” ungkapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik yang diwakili oleh Imanullah Ali Ubaid, Ketua Dikdasmen dan PNF PDM Gresik M Fadloli Aziz, serta pembicara utama Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, H Abdul Basith.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan agar kita tidak membuat keputusan personal terkait agama yang justru keliru. Kita harus memahami agama secara utuh. Banyak orang yang menjalankan ibadah puasa secara maksimal, didasari keimanan, mengharap pahala, dan merasa dosa-dosanya terampuni. Namun, secara konkret, yang terampuni adalah dosa kita kepada Allah saja, sedangkan dosa kepada sesama manusia harus segera diselesaikan.
“Momentum halal bihalal dan silaturahim ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Basith juga menyampaikan pentingnya halal bihalal dan silaturahim. Ia menekankan bahwa seyogianya setiap orang saling memaafkan dengan ikhlas, legawa, dan lapang dada, sehingga keceriaan, ketenangan hati, serta kehidupan tanpa dendam dapat terus berjalan.
“Selalu pegang konsep walya’fu walyasfahu,” pesannya.
Ketua pelaksana, Sukarto, menyampaikan bahwa total undangan yang disebarkan sebanyak kurang lebih 200 orang dan alhamdulillah seluruhnya hadir dalam acara ini. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik dan karyawan di lingkungan AUM pendidikan PCM Gresik semakin solid dalam mengemban amanah mencerdaskan generasi bangsa dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
Penulis Rudi Ihwono Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments