Warga RT 33 Grand Masangan, Sukodono, menggelar kegiatan Halalbihalal dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Ahad (12/4/2026). Acara yang berlangsung di Caffe Rolak ini diikuti oleh seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Momentum pasca-Idulfitri ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi. Sejak awal kegiatan, suasana akrab terlihat ketika warga saling bersalaman, berbincang santai, serta menikmati kebersamaan.
Ketua RT 33, M. Ridwan, menyampaikan bahwa kegiatan Halalbihalal merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kebersamaan yang dirasakan warga.
“Kegiatan ini adalah wujud syukur kita kepada Allah, sehingga kita bisa menjadi warga yang rukun dan damai. Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif warga yang menunjukkan kekompakan sebagai kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan harmonis.
Ketua RW 10 Grand Masangan, Eko Armadianto, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.
“Halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi ruang sosial yang penting untuk memperkuat komunikasi dan hubungan antarwarga,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilestarikan agar solidaritas sosial tetap terjaga.
Acara juga diisi tausiah oleh Sholikh Al Huda yang menekankan pentingnya memuliakan tetangga sebagai kunci kehidupan harmonis.
Ia menyampaikan empat prinsip utama dalam membangun hubungan baik antarwarga:
- Saling memberi sebagai bentuk kepedulian
- Saling membantu saat mengalami kesulitan
- Membiasakan sapa, senyum, dan salam
- Saling memahami dan tidak mudah tersinggung
“Hal sederhana seperti senyum dan salam memiliki dampak besar dalam menjaga hubungan baik,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarwarga. Melalui Halalbihalal ini, warga RT 33 Grand Masangan menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan kerukunan tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat modern.
Tradisi Halalbihalal pun kembali membuktikan perannya sebagai perekat sosial yang efektif di tengah dinamika kehidupan.





0 Tanggapan
Empty Comments