Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Heroes Monologue Jadi Tampilan Pembuka Milad ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Heroes Monologue Jadi Tampilan Pembuka Milad ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya
Penampilan siswa kelas 6 "Heroes Monologue" jadi pembuka dalam acara milad ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya. Foto: Mitha Rizky Rachmawati/PWMU.CO
pwmu.co -

Milad ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya digelar meriah dengan mengangkat tema “Transformasi Pendidikan untuk Generasi Emas” yang dilaksanakan pada hari Sabtu (24/1/2026) bertempat di Graha ITS, Sukolilo, Surabaya.

Milad ke-56 ini dibuka dengan tampilan “Heroes Monologue” dari siswa-siswi kelas 6. Heroes Monologue adalah pidato panjang seorang tokoh utama yang mengungkapkan motivasi, perjuangan internal, atau alasan di balik tindakan kepahlawanannya yang akan dibacakan oleh narator dam diperankan oleh aktor dan aktris dari siswa-siswi kelas 6.

Sebanyak 18 pahlawan terpilih, ditampilkan di atas panggung megah Graha ITS. Pahlawan-pahlawan tersebut adalah: Ki Hajar Dewantara, R.A. Kartini, K.H. Ahmad Dahlan, Siti Walidah, Hj Agus Salim, Dewi Sartika, Jendral Sudirman, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Imam Bonjol, Cut Meutia, Bung Tomo, Dr. Cipto Mangunkusumo, Fatmawati, Sayuti Melik, Yusuf Ronodipuro, Bung Hatta, dan Bung Karno.

Dibutuhkan waktu 2-3 bulan untuk mempersiapkan tampilan ini, dari proses reading, pendalaman karakter, latihan, mempersiapkan properti, kostum, rekaman suara, hingga gladi bersih.

“Alhamdulillah, setiap selesai latihan selalu ada evaluasinya untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada anak-anak,” ujar Sholahul Umam, S.Pd., koordinator kelas 6.

Dalam proses latihan, ada beberapa perubahan dan penambahan baik dari segi gestur, blocking panggung, dan lain sebagainya. Bahkan ada beberapa siswa yang memerankan 4 karakter sekaligus.

“Dapat pengalaman baru, karena selama ini sekadar nonton dari televisi dan buku bacaan saja, seru, deg-deg an, campur aduk rasanya, dan bangga karena bisa tenang berdiri di atas panggung yang besar, terbayar tuntas latihan berbulan-bulan kemarin,” ungkap Ayrayi Qisya Farzana, yang berperan sebagai Siti Walidah

Akhir tampilan ditutup dengan parade pembacaan teks proklamasi oleh ananda Aufar Bima Ardian yang berperan sebagai Ir. Soekarno dan Muhammad Khairul Azzam sebagai Muhammad Hatta. “Merdekaaaa…..,” seru Aufar Bima, dengan mengepalkan tangan ke atas dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 6.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu