Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hibah PKM RisetMu, Dosen Fisioterapi UM Surabaya Terapkan Terapi Sentuh di TK ‘Aisyiyah 34 Ngagel

Iklan Landscape Smamda
Hibah PKM RisetMu, Dosen Fisioterapi UM Surabaya Terapkan Terapi Sentuh di TK ‘Aisyiyah 34 Ngagel
Foto praktik terapi sentuh. (Bimo/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tim dosen Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya sukses melaksanakan program PKM di KB TK Daycare ‘Aisyiyah 34 Ngagel, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang diketuai oleh Khabib Abdullah, SST, M.Kes., ini bertujuan membekali 12 tenaga pendidik dengan teknik intervensi Stimulasi Sentuh guna menangani siswa yang mengalami gangguan atensi dan perilaku.

Program ini merupakan perwujudan nyata dari Hibah PKM RisetMu Batch IX Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Intervensi yang diperkenalkan berfokus pada metode non-farmakologi melalui teknik deep pressure dan stimulasi taktil.

Teknik ini bekerja secara efektif menstabilkan sistem saraf anak dengan cara mengirimkan sinyal penenang ke otak, menurunkan hormon stres (kortisol), serta meningkatkan fokus sehingga anak berada dalam kondisi siap untuk menerima pelajaran di kelas.

Selain mendapatkan pemaparan teori neurofisiologi tentang anak dengan gangguan atensi dan terapi sentuh, para guru diajak melakukan praktik langsung menggunakan untuk memastikan akurasi teknik intervensi.

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, tim PKM menyerahkan paket edukasi lengkap berupa Buku Panduan Stimulasi Sentuh dan Video Tutorial kepada Kepala Sekolah, Cicik Sariyani, S.Pd.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Pendekatan ilmiah melalui sentuhan sederhana ini memberi guru kami kepercayaan diri dan cara baru praktis untuk mendampingi siswa spesial kami di kelas,” ungkap Cicik antusias.

Khabib Abdullah menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi semata, melainkan diikuti dengan tahapan monitoring berkala (follow-up).

“Kami memiliki tanggung jawab moral agar fasilitas hibah dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini berdampak luas bagi ekosistem pendidikan inklusif di Surabaya. Tujuannya, agar setiap anak tetap mendapatkan kualitas belajar optimal demi masa depan mereka,” pungkas Khabib.

Melalui keberhasilan model ini, diharapkan teknik stimulasi sentuh dapat diadopsi secara nasional oleh berbagai institusi pendidikan anak usia dini di bawah naungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu