SMP Muhammadiyah 1 Surabaya terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang mencerahkan dan berkemajuan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan praktikum IPA materi reaksi kimia bagi siswa kelas IX sebagai bagian dari penerapan pembelajaran mendalam (deep learning).
Kegiatan praktikum ini tidak hanya bertujuan memahami konsep sains, tetapi juga menanamkan etos keilmuan yang rasional, kritis, dan bertanggung jawab. nilai ini sejalan dengan karakter pendidikan Muhammadiyah. Siswa diajak belajar melalui pengalaman langsung agar ilmu tidak berhenti pada hafalan, melainkan menjadi pemahaman yang bermakna.
Praktikum Reaksi Kimia
Dalam praktikum tersebut, siswa melakukan tiga percobaan, yaitu Elephant Toothpaste, Lemon Volcano, dan Fire Hand. Ketiga eksperimen ini membantu siswa mengenali ciri-ciri reaksi kimia melalui pengamatan nyata, seperti pembentukan gas, perubahan suhu, dan pelepasan energi.
Percobaan Elephant Toothpaste mengajak siswa mengamati reaksi dekomposisi hidrogen peroksida dengan bantuan katalis yang menghasilkan gas oksigen dalam jumlah besar. Dari percobaan ini, siswa memahami konsep laju reaksi dan peran katalis secara konkret.
Sementara itu, melalui Lemon Volcano, siswa mempelajari reaksi asam-basa yang menghasilkan gas karbon dioksida. Percobaan ini menunjukkan bahwa konsep kimia sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan.
Adapun percobaan Fire Hand menjadi sarana pembelajaran tentang reaksi eksoterm sekaligus penanaman disiplin dan keselamatan kerja di laboratorium. Dengan pendampingan guru dan prosedur keamanan yang ketat, siswa belajar bahwa penguasaan ilmu harus disertai adab dan tanggung jawab.
Membangun Pemahaman
Guru IPA SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Hurrun In Nikmah, menyampaikan bahwa kegiatan praktikum ini dirancang agar siswa mampu membangun pemahaman secara mandiri.
“Pembelajaran sains harus melatih siswa berpikir kritis dan jujur dalam mengamati fenomena alam. Inilah pembelajaran mendalam, di mana siswa tidak hanya tahu, tetapi paham dan mampu menyimpulkan,” jelasnya.
Salah satu siswa kelas IX C, Firza, mengaku kegiatan praktikum membuat pelajaran IPA lebih menarik dan mudah dipahami.
“Belajarnya seru karena bisa melihat langsung reaksinya. Saya jadi lebih paham dan tahu pentingnya keselamatan saat praktik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya terus memperkuat perannya sebagai Amal Usaha Muhammadiyah yang menghadirkan pendidikan berbasis ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan semangat tajdid untuk membentuk generasi berkemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments