Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hijaukan Sekolah, Hasilkan Rupiah: SD Aisyiyah Cindogo Sosialisasikan Program Pembibitan Pohon Sengon

Iklan Landscape Smamda
Hijaukan Sekolah, Hasilkan Rupiah: SD Aisyiyah Cindogo Sosialisasikan Program Pembibitan Pohon Sengon
Foto bersama setelah kegiatan sosialisasi program pembibitan pohon sengon (Nailufar/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Aisyiyah Cindogo (SDAC) Bondowoso terus memperkuat komitmennya sebagai sekolah hijau. Hal ini dibuktikan dengan diadakannya pertemuan bersama para wali murid pada Kamis (11/9/2025) di ruang kelas 2, guna mensosialisasikan program pembibitan pohon sengon.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara SDAC dengan Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember, melalui Penyuluh Kehutanan Wilayah Kerja Wonosari.

Sebelumnya, pada Kamis (15/8/2025), SDAC bersama Dinas Kehutanan berhasil melaksanakan kegiatan penanaman pohon di area TK Dinar Nasiyah. Berangkat dari pengalaman positif tersebut, program kemudian dikembangkan lebih lanjut melalui pembibitan pohon sengon yang memiliki nilai ekonomis jangka panjang.

“Program pembibitan sengon ini bertujuan untuk membantu para wali murid dalam memenuhi biaya pendidikan anak-anak mereka, sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” ujar PK Kecamatan Wonosari, Kecamatan Taman Kocok dan Kecamatan Ijen, Edy Yulianto SST MM dalam sambutannya.

Dalam pelaksanaan program ini, setiap wali murid akan menerima bibit pohon sengon. Orang tua kemudian diminta untuk menyemai, menanam, dan merawat pohon tersebut secara mandiri. Setelah berusia 5 hingga 6 tahun, pohon sengon dapat dipanen dan kayunya dijual. Hasil penjualan diharapkan dapat menjadi tabungan pendidikan bagi anak-anak mereka.

Respons positif datang dari para wali murid yang sebelumnya telah dilibatkan dalam kegiatan penanaman pohon.

Mereka menyambut baik gagasan ini sebagai peluang untuk membangun kesadaran ekologis sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Bagi para wali murid, program ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus berkontribusi pada pendidikan anak-anak mereka.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kepala SDAC, Maryam Nabilah SE menegaskan bahwa program sengon bukan sekadar kegiatan lingkungan, melainkan bagian dari visi sekolah untuk membentuk generasi yang peduli terhadap alam, memiliki daya juang, dan berorientasi pada masa depan.

“Kami ingin pendidikan di SDAC tidak berhenti di dalam ruang kelas. Anak-anak perlu belajar bahwa menjaga alam berarti juga menjaga kehidupan mereka sendiri,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, SDAC berharap dapat menjadi teladan sebagai sekolah berbasis komunitas yang mengintegrasikan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

Program pembibitan sengon pun diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, di mana sekolah, orang tua, dan masyarakat saling menguatkan demi masa depan anak-anak. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu