Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hima Teknik Sipil UM Surabaya Berbagi Wawasan Integrasi K3 dengan Teknologi Digital

Iklan Landscape Smamda
Hima Teknik Sipil UM Surabaya Berbagi Wawasan Integrasi K3 dengan Teknologi Digital
Dokumentasi Himpunan mahasiswa Teknik Sipil UM Surabaya. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil (Himtsi) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya telah sukses menggelar kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Smart Construction Safety: Integrasi K3 dengan Teknologi Digital di Era Industri 4.0”. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung A UM Surabaya pada Jumat (31/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Teknik Sipil UM Surabaya, dosen, serta beberapa mahasiswa arsitektur UM Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bidang konstruksi yang kini semakin berkembang dengan dukungan teknologi digital 4.0.

Narasumber utama dalam kuliah tamu ini adalah Ir. Muhammad Mustofa, S.T., M.K.K.K., seorang profesional di bidang manajemen proyek dan keselamatan kerja, yang memiliki pengalaman luas dalam penerapan smart safety system dengan menggunakan aplikasi Building Information Modeling (BIM) di berbagai proyek infrastruktur. Selain itu, ia juga lulusan S1 program studi Teknik Sipil UM Surabaya.

Dalam paparannya, Muhammad Mustofa menjelaskan bahwa era Industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam dunia konstruksi, terutama dalam aspek otomatisasi, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan BIM.

Teknologi-teknologi ini kini tidak hanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi konstruksi, tetapi juga untuk memperkuat sistem keselamatan kerja di lapangan melalui sistem digital, sehingga bisa mendeteksi risiko sebelum kecelakaan terjadi.

Melalui penerapan BIM, potensi kecelakaan kerja dapat diprediksi dan dicegah lebih dini. Sehingga potensi bahaya di lokasi kerja dapat diidentifikasi sejak tahap perencanaan. Misalnya, area dengan risiko jatuh, tertimpa material, atau bahaya listrik dapat divisualisasikan secara virtual untuk mempermudah pencegahan.

Salah satu poin utama dalam kuliah tamu ini adalah peran BIM sebagai teknologi kunci dalam penerapan Smart Construction Safety.

“BIM bukan hanya alat desain, melainkan platform integratif yang menghubungkan seluruh aspek proyek, termasuk keselamatan kerja. Dengan BIM, seluruh informasi proyek tersimpan dalam satu model digital yang bisa diakses oleh semua pihak mulai dari perencana, pengawas, hingga pelaksana di lapangan,” ungkapnya.

Kegiatan kuliah tamu ini berlangsung dengan sukses dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta. Melalui penjelasan Ir. Muhammad Mustofa, S.T., M.K.K.K., mahasiswa mendapatkan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi digital, khususnya BIM, dapat mendukung sistem K3 yang lebih efektif, efisien, dan terukur.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Sipil semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital, serta mampu menerapkan konsep Smart Construction Safety.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu