Salah satu aktivitas pembelajaran kewirausahaan yang diikuti siswa Hizbul Wathan (HW) SMP Muhammadiyah 1 Surabaya adalah mengolah aneka produk makanan, Rabu (5/11/2025).
Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik nyata yang membentuk kemandirian dan kreativitas mereka. Dengan penuh semangat mereka mengolah aneka makanan. Antara lain makaroni, pisang goreng keju, seblak, dan nasi ayam saos asam manis.
Kegiatan ini dimulai dari menyiapkan bahan, mengolah, hingga menyajikan makanan yang siap dijual. Mereka bekerjasama, saling membantu, dan bertanggung jawab atas tugasnya masing-masing. Setelah itu, hasil masakan dijual kepada teman, guru, dan warga sekolah.
Menariknya dari kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang cara berjualan, melayani pembeli, hingga mengelola keuntungan. Yang membuat semakin menarik, hasil penjualan tidak langsung habis dipakai, melainkan dijadikan modal untuk membuat kerajinan berikutnya.
Dengan demikian, siswa mampu memahami alur wirausaha dari hulu ke hilir. Yakni memproduksi, menjual, dan menghitung keuntungan, kemudian mengembangkannya menjadi karya baru.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Iswahyudi Ssi menyampaikan rasa bangganya terhadap kegiatan ini.
“Kami ingin anak-anak belajar menghadapi kehidupan ini dengan bekal keterampilan nyata, bukan hanya teori. HW telah menjadi wadah untuk membangun karakter unggul yang dibutuhkan generasi masa depan,” ujarnya.
Menurutnya kewirausahaan dalam program HW ini dapat menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, serta keberanian mencoba hal baru pada diri siswa.
Sementara itu Pembina HW, Sholicin Ismiyanto menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa merasakan langsung proses berkarya.
“Mereka belajar bahwa setiap usaha membutuhkan kerja keras, kreativitas, dan kejujuran. Yang terpenting dari kegiatan ini membuat anak-anak lebih percaya diri dan mampu menghargai hasil jerih payah mereka sendiri,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan keceriaan, kewirausahaan HW ini menjadi pengalaman belajar yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan hidup yang akan dibawa hingga dewasa kelak. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments