Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Iduladha dan Keteladanan Sayyidah Hajar: Inspirasi Perjuangan Immawati di Era Modern

Iklan Landscape Smamda
Iduladha dan Keteladanan Sayyidah Hajar: Inspirasi Perjuangan Immawati di Era Modern
pwmu.co -
Foto Risma Dewi (Fathan Faris Saputro/PWMU.CO)

PWMU.CO – Hari Raya Iduladha bukan sekadar momen perayaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi refleksi mendalam tentang makna perjuangan, pengabdian, dan kepedulian sosial, terutama bagi kader perempuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hal tersebut disampaikan oleh Risma Dewi, Ketua Bidang Immawati DPD IMM Kalimantan Tengah, dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (4/6/2025).

Perempuan kelahiran Palangka Raya, 12 Maret 2002, itu menegaskan bahwa Iduladha memiliki keterkaitan erat dengan perjuangan perempuan, khususnya dalam konteks kisah Sayyidah Hajar.

“Jika dikaitkan dengan kisah Sayyidah Hajar, konteks perjuangan perempuan di IMM sangatlah erat. Hari Raya Iduladha menjadi momen di mana perjuangan perempuan sangat disoroti, terutama dalam hal keikhlasan. Immawati juga mampu berjuang, mengabdi, dan menunjukkan kekuatannya bahwa Immawati bisa berkontribusi penuh dalam pengamalan ajaran-ajaran Islam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan bahwa peran Immawati dalam menyuarakan nilai pengorbanan dan kepedulian sosial tercermin dari aktivitas dakwah yang dilakukan.

“Peran Immawati ialah dengan berdakwah menggunakan metode modern yang sesuai perkembangan zaman. Nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial adalah bentuk perjuangan IMMawati dalam menyampaikan pesan-pesan Islam,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Iduladha sebagai momentum untuk mempererat solidaritas dan empati antarkader.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Melalui silaturahmi antarkader, kita bisa saling mengingatkan pentingnya memperkuat solidaritas dan berempati. Hubungan yang erat dibuktikan melalui kebersamaan dan pengorbanan. Jangan sampai egoisme menghancurkan ukhuwah sesama Immawati maupun kader IMM,” imbuhnya.

Menutup wawancara, Risma menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, terutama perempuan, agar tetap kokoh menghadapi tantangan zaman.

“Tetaplah berpegang teguh pada ajaran Islam yang sesuai dengan sunah. Kita bisa berkaca pada pengorbanan Sayyidah Hajar, bahwa tidak ada cobaan yang melebihi batas kemampuan kita. Allah telah memberi kekuatan untuk melewati segala ujian dengan sabar dan yakin. Perempuan memiliki kontribusi, potensi, dan amanah untuk terus menyuarakan kebaikan dan menolak keburukan. Dengan itu, kita bisa melewati tantangan zaman yang kian kompleks,” pungkasnya. (*)

Penulis Fathan Faris Saputro Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu