Pelajar SMP Muhammadiyah 1 Blitar kini menikmati proses belajar mengajar dengan lebih interaktif berkat penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), bantuan Presiden RI melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sarana digital ini menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memudahkan siswa dan guru dalam berinteraksi di kelas.
Salah satu siswa kelas IX, Julian Rifqi Aditama, mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan teknologi baru tersebut.
“Meski berbeda dengan papan tulis biasa, penggunaan IFP sangat mudah. Guru dan murid bisa langsung menulis, menggambar, hingga berinteraksi di layar,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan, fitur-fitur pada IFP membuat kegiatan belajar menjadi lebih seru. “Selain untuk menulis, IFP juga memiliki banyak fitur menarik yang membuat pelajaran lebih interaktif dan menyenangkan,” katanya.
Guru Pendidikan Agama Islam, Siti Muhibbah S.Ag, menyampaikan bahwa keberadaan IFP turut mempermudah para pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran.
“IFP, atau yang biasa kami sebut smart board, membantu kami menjadikan pembelajaran lebih interaktif, praktis, dan efektif,” tuturnya.
Ia menilai, pelajaran Pendidikan Agama Islam yang biasanya banyak menulis dan mendengarkan kini menjadi lebih hidup.
“Dengan IFP, siswa lebih tertarik dan tidak cepat bosan. Banyak fitur yang mudah digunakan untuk memperkaya pembelajaran,” jelasnya.
Siti Muhibbah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kemendikdasmen, dan pemerintah atas bantuan sarana pembelajaran tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan IFP ini sangat bermanfaat. Kami berharap teknologi ini dapat terus digunakan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, khususnya di SMP Muhammadiyah 1 Blitar,” ungkapnya.






0 Tanggapan
Empty Comments