
PWMU.CO – PD IGABA menyelenggarakan pertemuan dengan PDA Bojonegoro di Rumah Makan Bambu Dahsyat, Jalan Panglima Polim, Pacul RT 017 RW 01, Bojonegoro, Kamis (29/05/2025). Peserta yang hadir terdiri atas unsur Badan Harian PDA sebanyak 6 orang, dari Majelis Pendidikan PAUD, Dasar, dan Menengah ada 8 orang, serta dari PD IGABA sebanyak 12 orang.
Kegiatan dimulai pukul 10.30 dengan dibuka secara langsung oleh Sekretaris PDA, Siti Nurhayati, dengan membaca basmalah bersama-sama. Dilanjutkan dengan kajian iftitah oleh Koordinator Bidang PAUDDasmen, Siti Nurhidayati, yang menyampaikan empat hal.
Pertama, mengabdi di Aisyiyah melalui IGABA secara lahir dan batin, maka pertolongan Allah akan datang. Kedua, menjadi pendidik dengan memanfaatkan Alat Permainan Edukatif (APE) yang ada secara maksimal melalui bahan alam.
Ketiga, pembelajaran bisa berbasis proyek dengan berkolaborasi dengan kelas lain. Keempat, penggunaan teknologi secara maksimal.
“Pendidik TK Aisyiyah lebih berkemajuan dalam menyajikan pembelajaran, tentunya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDA Bojonegoro, Zuliyatin Lailiyah, mengatakan, dikutip dari Salmah Orbayinah, Pimpinan Pusat Aisyiyah menyampaikan bahwa ber-Aisyiyah harus all out dan dibagi menjadi tiga, yaitu 100% untuk Aisyiyah, 100% untuk keluarga, dan 100% untuk masyarakat. “Sehingga terwujud masyarakat yang sebenar-benarnya,” tandasnya.
Dia menambahkan, hari ini merupakan momentum yang sangat baik, di mana IGABA Bojonegoro sudah berupaya dan tinggal selangkah lagi untuk mandiri dengan organisasi mitra yang lain. “Pesannya, IGABA bisa mandiri, berdedikasi, siap berkolaborasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis PAUDDasmen PDA menambahkan bahwa IGABA sudah waktunya untuk mandiri dan segala keperluannya sudah mencapai 95%. Berbagai strategi disusun secara apik dan detail sesuai pola berorganisasi Aisyiyah. “Semangat untuk IGABA yang sebentar lagi akan mandiri,” sahutnya.
Ketua PD IGABA, Dwi Anjarwati, dalam paparannya mengatakan bahwa semua akan berjalan dengan baik jika tercipta komunikasi dan kolaborasi antara PD IGABA dan PDA. Secara regulasi, akan lebih mudah dihadapi jika internal kita satu visi dan misi.
“Support dari ibu-ibu PDA sangat membantu dalam menindaklanjuti surat dari Pimpinan Pusat Aisyiyah, yaitu tentang IGABA mandiri,” tandasnya.
Kegiatan ditutup dengan kesimpulan dari Sekretaris PDA, Siti Nurhayati, bahwa bagi anggota IGABA yang merangkap jabatan dengan organisasi mitra yang lain maka harus mengundurkan diri. Perpanjangan masa jabatan PD IGABA ditambah 2 tahun sesuai instruksi Pimpinan Pusat IGABA.
Pimpinan IGABA yang berkurang karena masuk P3K akan ditambah dengan personel baru. Semua yang sudah dibahas dalam waktu dekat akan segera ditindaklanjuti. “Karena PDA sudah menjalin komunikasi baik dengan seluruh organisasi pemerintah daerah, insyaallah akan lebih mudah,” ucapnya.
Penulis Sinta Fitriani Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments