
Ia juga memberikan contoh-contoh nyata dan simulasi kasus yang membuat peserta lebih mudah memahami aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
“Ternyata komunikasi itu nggak cuma soal berbicara, tapi juga tentang bagaimana kita bisa membaca karakter orang lain dan menyesuaikan cara menyampaikan pesan. Sangat bermanfaat untuk diterapkan saat berinteraksi dengan siswa maupun sesama guru,” ujar Aprilina Eka Safitri, pendidik SMK Models sekaligus peserta IHT.
Selama hampir empat jam, suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat dalam diskusi, praktik, dan refleksi diri.
Kegiatan ini menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi para guru untuk belajar, bertanya, dan saling berbagi pengalaman.
Hari kedua IHT di SMK Models ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menumbuhkan semangat baru. Semangat untuk terus berkembang menjadi pendidik yang mampu membangun hubungan sehat, terbuka, dan saling menghargai di lingkungan kerja.
IHT bukan hanya pelatihan teknis, tetapi menjadi momen penyegaran jiwa dan pikiran di tengah padatnya aktivitas mengajar.
Dengan materi yang relevan dan penyampaian yang inspiratif, kegiatan ini menegaskan komitmen SMK Models dalam membekali para pendidik tidak hanya dengan keterampilan mengajar. Namun, juga kecakapan berkomunikasi yang menjadi kunci keberhasilan dalam membimbing generasi muda.
Penulis Cici Arista Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments