Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro menunjukkan komitmen nyata dalam gerakan literasi dakwah yang berkemajuan dengan meluncurkan buku kultum pilihan berjudul “Lentera Intelektual” pada Jumat (6/3/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara opening ceremony Safari Ramadan dan Follow Up yang digelar di Masjid At-Taqwa Wedoro, Sugihwaras, Bojonegoro.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, H. Abdul Haris, S.Ag., jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sugihwaras, PC IMM Bojonegoro, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Wedoro, serta Takmir Masjid At-Taqwa.
Terbitnya buku ini merupakan jawaban atas padatnya aktivitas organisasi para kader sekaligus sebagai ikhtiar untuk membangun gerakan literasi dakwah yang mencerahkan. Lebih dari sekadar rutinitas, buku ini lahir dari keresahan para kader akan pentingnya materi dakwah yang ringkas, namun tetap berbobot secara intelektual.
Diharapkan, karya ini mampu memberikan dampak positif bagi kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas.
Proses penyusunan buku ini memakan waktu lima bulan dengan fokus utama pada pemetaan judul yang relevan bagi masyarakat umum. Di dalamnya terdapat 30 judul kultum yang disusun secara sistematis.
Narasi dalam buku ini dirancang menggunakan bahasa yang populer, namun tetap tajam dan mudah dipahami. Meski bergaya bahasa luwes, substansinya tetap mencerminkan ciri khas pemikiran kritis kader IMM.
Kehadiran buku ini juga diharapkan dapat menjadi panduan utama bagi para kader saat diterjunkan ke tengah masyarakat, sehingga pesan dakwah dapat tersampaikan secara logis dan mencerahkan.
Dalam sambutannya, Abdul Haris menegaskan bahwa dakwah amar ma’ruf nahi mungkar merupakan napas perjuangan seluruh komponen Muhammadiyah beserta organisasi otonomnya (Ortom).
Ia menilai buku karya kader IMM ini hadir sebagai solusi yang tepat di tengah pergeseran gaya hidup masyarakat modern.
“Di tengah tren masyarakat modern yang menyukai informasi ringkas dan cepat seperti konten media sosial, buku ini menyajikan materi kultum yang padat dan berisi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi terbitnya buku tersebut dan berharap karya ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
“Kami sangat mengapresiasi terbitnya buku ini. Semoga buku ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain serta memotivasi ortom lain, seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, untuk terus menulis dan memberikan kontribusi nyata bagi literasi dakwah umat Islam,” imbuhnya.
Suasana prosesi peluncuran berlangsung khidmat. Rasa bangga menyelimuti para kader saat fisik buku tersebut diperlihatkan untuk pertama kalinya di hadapan publik. Karya ini pun langsung menjadi bahan perbincangan hangat di sela-sela acara.
Bagi PK IMM Ahmad Dahlan STIT Muhammadiyah Bojonegoro, peluncuran ini dipandang sebagai pencapaian nyata dalam gerakan literasi dakwah. Hal ini menjadi bukti bahwa gagasan-gagasan dakwah para kader telah terdokumentasi dengan baik dalam bentuk karya cetak yang sistematis, sekaligus menjadi pelecut semangat bagi kader lainnya untuk terus berkarya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments