Suasana keakraban dan semangat belajar tampak di lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 49 Griya Kencana, Mojosarirejo – Driyorejo Gresik, pada Sabtu (1/11/2025).
Para guru mengikuti kegiatan pembinaan guru yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Driyorejo, dengan tujuan meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat silaturahmi antar lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Driyorejo.
Kegiatan ini dihadiri oleh guru dan tenaga pendidik dari TK ABA 38 Kota Baru Driyorejo, TK ABA 45 Bambe, SD Muhammadiiyah 1 Driyorejo, SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, serta segenap dewan guru dari TK ABA 49 Griya Kencana. Dalam pembinaannya, para peserta mendapatkan materi tentang komitmen ibadah sholat.
Hadir sebagai pemateri adalah Drs. H. Nur Rahman, M.Pd dari Griya Kencana. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dipandu Inas Amania, S.Pd salah satu guru di TK ABA 49 Griya Kencana. 54 peserta berkumpul diruang utama Masjid Al Iman Qonaah yang bersebelahan dengan bangunan TK ABA 49 Griya Kencana.
“Mengingatkan untuk semua guru meskipun dengan kesibukannya yang luar biasa tetap diusahakan melaksanakan salat dhuha dan salat tahajud. Tidak harus setiap hari jika tidak bisa, bisa 1 minggu sekali atau 1 bulan sekali bahkan 1 tahun sekali tidak apa – apa,” ujar Nur Rahman.
Hasil Panen
Menariknya, setelah kegiatan pembinaan selesai, para guru mendapatkan souvenir berupa labu kuning yang berasal dari kebun yang berada disekitar TK ABA 49 Griya Kencana.
“Kami sudah memesan labu ini tiga minggu sebelum hari pelaksanaan pembinaan digelar. Kami ingin membantu petani disekitar sekolah dengan membeli labu ini agar kebermanfaatan sekolah juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar sekolah,” kata Zulfa Islahul Mujtahidah, S.Pd salah satu guru TK ABA 49 Griya Kencana.
Berlokasi tepat di Perumahan Griya Kencana Blok 1P/19 Mojosarirejo, Driyorejo, area sekolah berbatasan langsung dengan lahan pertanian warga dibagian utara. Terdapat kebun jagung dan kebun labu kuning yang sudah memasuki masa panen.
Para peserta tampak antusias saat menerima labu kuning ketika hendak meninggalkan lokasi acara. Sebagai bentuk dukungan terhadap hasil pertanian warga, masing – masing guru pun mendapat satu buah labu untuk dibawa pulang.
“Alhamdulillah, kebetulan saya suka labu kuning dan akan dimasak kolak,” tutur Nurul Izzah, S.Pd salah satu guru SD Muhammadiyah 1 Driyorejo yang turut hadir. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments