Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banyuwangi kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka kader melalui pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) Akbar VI Tahun 2025.
Mengusung tema “Kader IMM Berkemajuan: Berakidah Kokoh, Berideologi Teguh, dan Berorganisasi Tangguh”, kegiatan ini menjadi penanda keseriusan IMM dalam menyiapkan kader yang tidak hanya aktif, tetapi juga berkarakter dan berdaya juang.
Kegiatan pembukaan DAD Akbar VI dilaksanakan di Kampus Banyuwangi Universitas Muhammadiyah Jember pada Jumat (26/12/2025) pukul 15.30 WIB.
Pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan rangkaian seremoni pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM sebagai peneguhan identitas kebangsaan dan ideologi kader.
Ketua Panitia, Khairan Usman, menegaskan bahwa Darul Arqam Dasar bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses pengkaderan ideologis yang meneladani metode Rasulullah SAW.
“QS An-Nisa ayat 9 sebagai landasan moral agar kader IMM lahir sebagai generasi yang kuat secara iman, matang secara intelektual, serta siap melanjutkan estafet perjuangan,” ujarnya.
Sebanyak 47 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari seluruh komisariat IMM se-Banyuwangi, yakni Komisariat Cakrawala (Universitas Muhammadiyah Jember Kampus 2 Banyuwangi), Komisariat Anzalna (Politeknik Negeri Banyuwangi), Komisariat Inventum (Universitas Bhakti Indonesia Banyuwangi), serta Komisariat Banyuwangi Baru yang menaungi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Banyuwangi.
Mewakili Ketua Pimpinan Cabang IMM Banyuwangi, Musyoda Aqni Majid menegaskan komitmen pimpinan cabang untuk terus merangkul, membina, dan membersamai kader.
Menurutnya, IMM tidak akan besar hanya dengan slogan, melainkan melalui kaderisasi yang konsisten dan berkesinambungan.
Koordinator Universitas Muhammadiyah Jember Kampus Banyuwangi, H. Nawachid, M.Pd., menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar DAD menjadi ruang pembentukan kader yang memahami Muhammadiyah secara utuh dan siap menjadi kader tangguh di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Abdul Latief, S.H., M.Pd.I., menegaskan enam poin Anggaran Dasar IMM Bab I sebagai fondasi ideologis kader.
Ia menegaskan bahwa IMM merupakan organisasi akademisi Islam, wahana pembinaan kader religius, sekaligus gerakan pembaruan yang mengintegrasikan ilmu dan amal dalam praksis sosial.
Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taslim, S.Ag., M.Pd.I.
DAD Akbar VI selanjutnya diisi dengan sejumlah materi strategis, meliputi Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Ke-IMM-an, Keorganisasian, Gerakan Mahasiswa, Sistematika Berpikir, hingga Persidangan.
Kegiatan ini dijadwalkan akan berakhir pada Ahad (28/12/2025) melalui agenda full up, follow up, dan refleksi kader sebagai peneguhan hasil pengkaderan serta komitmen perjuangan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments