Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Bojonegoro Gelar RTL, Bekali Kader dengan Seni Retorika dan Teknik Persidangan

Iklan Landscape Smamda
IMM Bojonegoro Gelar RTL, Bekali Kader dengan Seni Retorika dan Teknik Persidangan
Foto bersama setelah menggelar Rencana Tindak Lanjut (Achmad Syaifullah Al-Habib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro menggelar Rencana Tindak Lanjut (RTL) di sekretariat IMM Bojonegoro, Ahad (31/8/2025) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti para kader baru ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) beberapa waktu lalu. Melalui RTL, kader diharapkan tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan dalam aktivitas nyata di organisasi.

Acara diawali dengan pemaparan materi retorika oleh Ayahanda Ahmad Syauqi Fuady. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ia mengajak peserta memahami seni berdialog ala KH Ahmad Dahlan.

Menurutnya, kemampuan berbicara di depan publik bukan sekadar menyampaikan kata-kata, melainkan seni menyentuh hati lawan bicara.

“Seorang kader harus mampu berbicara dengan santun, jelas, dan persuasif. Retorika bukan sekadar pidato, melainkan seni dalam menyampaikan pesan dakwah dan perjuangan,” ujarnya.

Suasana semakin hidup ketika peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan gaya retorika tersebut. Banyak di antara mereka antusias tampil berbicara di depan forum dengan gaya persuasif dan menyentuh.

Beberapa peserta bahkan melakukan improvisasi yang memicu gelak tawa, namun tetap sarat makna pembelajaran. Hal ini mencerminkan tingginya semangat belajar kader IMM Bojonegoro.

Materi selanjutnya bertema Teknik Persidangan yang disampaikan oleh Immawan Samsul Huda.

Ia memaparkan tentang tata cara bermusyawarah dalam memilih pimpinan serta prosedur sidang sesuai aturan organisasi. Tidak hanya sebatas teori, peserta juga diajak melakukan praktik langsung agar merasakan pengalaman nyata dalam memimpin forum.

Dalam simulasi sidang, para kader mendapat kesempatan berperan sebagai pimpinan sidang, peserta musyawarah, hingga peninjau. Mereka belajar bagaimana menyampaikan interupsi dengan tepat, menjaga ketertiban forum, serta mengambil keputusan secara kolektif.

Menurut Samsul Huda, teknik persidangan merupakan keterampilan dasar yang wajib dikuasai setiap kader IMM.

“Seorang kader yang baik harus memahami cara bermusyawarah, mengelola forum, serta menyampaikan pendapat dengan benar. Dengan begitu, kader akan terbiasa menghadapi forum yang lebih besar, baik di tingkat cabang, daerah, maupun nasional,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketua Pelaksana RTL, Immawan Muhammad Amirul Fahmi, menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk menambah wawasan sekaligus keterampilan kader.

“Harapannya, RTL ini dapat membekali kader IMM Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Bojonegoro dalam bidang retorika dan kepemimpinan musyawarah, sehingga ke depan mereka siap mengemban amanah organisasi maupun masyarakat,” tuturnya.

Fahmi menambahkan, kegiatan RTL juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa persaudaraan antar-kader. Menurutnya, ukhuwah merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“IMM tidak akan kuat hanya dengan teori, tetapi harus dibangun melalui persaudaraan yang solid. RTL menjadi ajang silaturahmi, diskusi, sekaligus sarana untuk saling menguatkan semangat perjuangan,” tambahnya.

Di sela-sela acara, sejumlah kader menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan RTL. Mereka merasa senang mendapatkan pengalaman baru sekaligus tertantang untuk terus mengasah kemampuan diri.

RTL ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kader dalam berorganisasi. IMM Bojonegoro berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kader tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi juga siap terjun langsung di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin salah satu peserta, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa, menandakan kuatnya semangat perjuangan kader IMM.

Dengan adanya RTL ini, IMM Bojonegoro optimistis dapat melahirkan kader-kader yang mumpuni, berani berbicara, serta siap menjadi pemimpin masa depan. Kader diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, Kemuhammadiyahan, dan keindonesiaan dalam setiap langkah perjuangan.

Dengan demikian, IMM benar-benar hadir sebagai gerakan kaderisasi yang memberikan solusi, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga untuk umat, bangsa, dan persyarikatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu