Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Ibnu Rusyd Gandeng Anggun Zifa: Tampilkan Islam Progresif Lewat Branding

Iklan Landscape Smamda
IMM Ibnu Rusyd Gandeng Anggun Zifa: Tampilkan Islam Progresif Lewat Branding
pwmu.co -
Dokumentasi PK IMM Ibnu Rusyd bersama pemateri (Royhanu/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Komisariat (PK) Ibnu Rusyd Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UIN Sunan Ampel Surabaya sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Personal Branding pada Ahad (1/6/2025). Kegiatan ini merupakan rencana tindak lanjut dari Darul Arqam Dasar (DAD) yang telah diadakan beberapa bulan sebelumnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber yang inspiratif, Anggun Zifa Anindia, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga. Ia merupakan kader perempuan Muhammadiyah pertama yang menjabat sebagai Presiden BEM UNAIR. Capaian tersebut menjadi inspirasi tersendiri bagi peserta untuk terus tumbuh dan berkembang dalam gerakan Muhammadiyah.

Dalam materinya, Anggun Zifa Anindia menekankan pentingnya personal branding. Di era digital saat ini, menurutnya, para kader Muhammadiyah perlu memiliki ruang untuk tampil di media sosial seperti Instagram, LinkedIn, Facebook, YouTube, dan platform lainnya.

“Tujuannya adalah untuk menampilkan wajah IMM di ruang publik, serta menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang progresif, tidak stagnan, dan memberi dampak. Kita harus menjadi teladan, menyelaraskan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan,” jelasnya.

Tak hanya menyampaikan teori, Anggun juga membagikan pengalamannya dalam membangun personal branding.

“Pendidikan sebelumnya saya adalah pondok, ya. Jadi tidak bisa melakukan personal branding, dan awal mula saya membuat personal branding ketika menduduki bangku kuliah,” tuturnya.

Presiden Mahasiswa Universitas Airlangga sedang menyampaikan materi Personal Branding (Royhanu/PWMU.CO)

Ia pun memberikan motivasi, strategi, dan langkah konkret untuk membangun personal branding dari nol.

“Mulailah dari diri sendiri,” ungkapnya. “Artinya, kita tidak akan dilirik orang lain kalau branding melalui media sosial kita biasa saja atau bahkan nol. Kemudian, mulailah tampil tanpa harus takut kehilangan jati diri dan esensi.”

Dalam sesi yang sama, ia juga menyinggung pentingnya etika dalam bermedia sosial.

“Kalau kita dapat kabar, jangan langsung kita hukumi kabar tersebut. Dalam berkomentar pun harus sesuai dengan etika. Dan yang penting, aku tetap posting apa yang ingin aku posting,” ujarnya.

Menurutnya, berkomentar adalah hal yang wajar, tetapi tetap harus disertai dengan etika dan sikap yang baik dalam bermedia sosial.

Anggun juga membagikan motto yang menjadi prinsip hidupnya dalam meraih impian:

“Keberhasilan bukan milik mereka yang gagal, tapi keberhasilan adalah milik mereka yang tidak menyerah.”

Menutup pertemuan, ia menyampaikan closing statement yang singkat namun penuh makna:

“Ketika kamu tidak membangun personal brandingmu, orang lain akan membentuknya untukmu—dan itu belum tentu islami,” tuturnya. (*)

Penulis Royhanu Alfirdaus Editor M Tanwirul Huda

Nailah Nur Faizah, Ketua PK IMM Ibnu Rusyd memberikan cenderamata kepada pemateri (Royhanu/PWMU.CO)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu