
PWMU.CO — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) IKIP PGRI Bojonegoro sukses menyelenggarakan webinar nasional bertema “Membangun Branding Islami di Era Digital”, Ahad (6/7/2025).
Webinar ini menghadirkan Hizwa Naufal Muhammad sebagai narasumber—tokoh muda kreatif yang dikenal dalam dunia desain grafis dan konten Islami.
Kehadirannya berhasil menarik antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari mahasiswa, kreator pemula, hingga pegiat desain Islami.
Sebagai salah satu langkah strategis PK IMM dalam menghadirkan ruang edukasi digital bernuansa Islami, acara ini menjadi momen penting yang membanggakan.
Meski sempat mengalami sedikit kendala teknis, kerja sama, dan semangat panitia membuat kegiatan tetap berlangsung lancar dan bermakna. Kekompakan dan dedikasi menjadi kunci sukses terselenggaranya webinar ini.
Antusiasme peserta terasa sejak awal hingga akhir acara. Ruang Zoom dipenuhi oleh partisipan aktif yang terlibat dalam diskusi hangat bersama narasumber. Materi yang disampaikan membuka wawasan tentang pentingnya personal branding yang Islami, kreatif, dan relevan di era digital.
Salah satu peserta, Pingki Azzalea Rahma Dipta, mahasiswi STIKES Bojonegoro, membagikan kesannya. “Seminarnya sangat bermanfaat dan menambah wawasan. Pemateri menyampaikan materi dengan jelas. Semoga seminar seperti ini terus diadakan secara rutin. Terima kasih kepada panitia dan pemateri,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari kalangan kader Immawan Muhammad Furqon, salah satu senior IMM, memberikan saran dan dukungannya.
“Ke depan, bisa melibatkan seluruh unsur mahasiswa. IMM sebagai nahkodanya bisa bekerja sama dengan lembaga pemerintahan seperti Kementerian Komunikasi dan Digital. Tujuannya agar mahasiswa bisa mendapatkan pelatihan dan sertifikasi, seperti Microsoft Office, desain grafis, dan keterampilan digital lainnya sebagai bekal dunia kerja,” Ia menambahkan singkat, “Bagus”.
Ketua Umum PK IMM IKIP PGRI Bojonegoro, Immawati Siti Aisyah, turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan juga para kader IMM IKIP PGRI Bojonegoro yang sukses mengadakan acara tersebut.
“Terima kasih banyak buat teman-teman atas kerja samanya dalam menyukseskan webinar nasional ini. Alhamdulillah, meskipun ada sedikit kendala, acara tetap berjalan lancar. Semoga ke depan kita makin kompak dan terus berkontribusi. Kalian luar biasa! Sukses selalu!,” tuturnya.
Di tengah derasnya arus digital, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk melek teknologi, tetapi juga harus mampu menjaga identitas dan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan seperti webinar ini, PK IMM IKIP PGRI Bojonegoro membuktikan bahwa dakwah dan kreativitas bisa berjalan beriringan. Semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan berbagi manfaat adalah kunci membangun generasi Islam yang adaptif dan solutif di era digital.
Dengan webinar ini membuktikan bahwa PK IMM IKIP PGRI Bojonegoro mampu menciptakan ruang edukatif dan inspiratif bagi generasi muda.
Harapannya, kegiatan serupa terus dilanjutkan untuk mencetak kader-kader kreatif yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam di tengah arus digitalisasi dan modernisasi. Webinar ini sendiri bukan hanya tentang materi dan diskusi, tetapi tentang membuka pintu perubahan.
Saatnya generasi muda Muslim mengambil peran nyata di dunia digital—menjadi konten kreator yang beretika, desainer yang menyebar nilai positif, dan profesional yang berjiwa Islami. Jangan hanya jadi penonton. Jadilah pelaku perubahan.(*)
Penulis Achmad Syaifullah Al-Habib Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments