Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya melalui Bidang Lingkungan Hidup turut serta dalam pelaksanaan Susur Sungai Brantas 2025.
Kegiatan ini digelar bersama Forum Brantas Malang Raya pada Selasa (14/10/2025), dimulai pukul 07.00 WIB di Lapangan Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Sektor Kabupaten Malang sekaligus Ketua KALIKU, Om Gun, yang menuturkan apresiasinya terhadap antusiasme peserta.
“Sungguh di luar dugaan, jumlah peserta yang ikut luar biasa banyak. Lebih dari 100 personil atau peserta dari 20 organisasi dan instansi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.
Susur sungai dilakukan dengan tujuan mendata dan mendokumentasikan kondisi Sungai Brantas, khususnya pada jalur dari Gadang hingga Tegalsari. Dari hasil temuan di lapangan, persoalan sampah masih mendominasi sebagai masalah utama.
Keberadaan sampah plastik, limbah rumah tangga, serta sedimen yang menumpuk menjadi tantangan besar yang harus segera mendapat perhatian semua pihak.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup IMM Malang Raya, Muhammad Yahya Anuruddin, menegaskan bahwa keterlibatan IMM dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah persoalan lingkungan masyarakat.
“Sungai Brantas adalah nadi kehidupan masyarakat Jawa Timur. Kondisinya hari ini mencerminkan bagaimana kesadaran kita bersama dalam menjaga lingkungan. Melalui kegiatan susur sungai ini, IMM Malang Raya tidak hanya ingin ikut serta, tetapi juga mendorong gerakan perubahan dan membangun kesadaran kolektif agar persoalan sampah tidak lagi dianggap sepele,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, IMM Malang Raya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti hasil pendataan yang sudah dilakukan.
“Data yang kami himpun hari ini semoga dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar langkah ke depan. IMM akan terus mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan, karena menjaga sungai berarti menjaga kehidupan generasi mendatang,” imbuhnya.
Agenda berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan pengumpulan form hasil pendataan, kemudian secara resmi ditutup pukul 13.00 WIB.
IMM Malang Raya berharap hasil pendataan ini dapat menjadi bahan kajian dan rujukan bagi pemangku kebijakan dalam menyusun strategi pengelolaan sungai yang lebih baik.
Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, IMM Malang Raya menunjukkan konsistensinya untuk ikut serta dalam gerakan lingkungan hidup, sekaligus mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga Sungai Brantas demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.(*)


0 Tanggapan
Empty Comments