Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Rhodium dan Teknesium Universitas Negeri Malang (UM) sukses menggelar kegiatan bertajuk SIGMA (Semangat, Inspiratif, Generasi Mulia) dengan tema “Tumbuh dalam Ilmu, Santun dalam Adab, Kuat dalam Iman.”
Acara ini merupakan tindak lanjut dari Darul Arqam Dasar (DAD) dalam bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) jangka pendek. SIGMA dilaksanakan di Rumah Selasar Lentera Arunika, Jalan Muharto Gang 7, Kedungkandang, Kota Malang, pada Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan dipandu oleh Tara dan Vera sebagai pembawa acara. Pengondisian panitia dimulai pukul 12.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan menuju lokasi di Rumah Arunika. Setelah seluruh perlengkapan dipersiapkan, kegiatan inti dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan sasaran peserta anak-anak usia 3 tahun hingga kelas 6 SD.
Ketua Pelaksana, Bariq Jauhar Al Awwaly, dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa SIGMA hadir sebagai bentuk pengabdian kader IMM kepada masyarakat sekaligus sebagai ruang aktualisasi nilai-nilai yang diperoleh dari DAD.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak agar tumbuh dalam ilmu, santun dalam adab, serta kuat dalam iman.
“Saya berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak agar tumbuh dalam ilmu, santun dalam adab, serta kuat dalam iman,” ujarnya.
Setelah pengarahan teknis kegiatan, pembagian kelompok dipandu oleh Rahma dan Ulya. Suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme, bahkan membuat panitia sempat kewalahan mengondisikan peserta. Peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok dengan sistem permainan bergiliran, yaitu permainan kotak pos dan merangkai puzzle.
Permainan kotak pos dikemas secara edukatif. Anak yang menerima tepukan terakhir akan diberikan pertanyaan ringan sesuai dengan kategori usianya. Misalnya, untuk anak TK diberikan pertanyaan tebak-tebakan seperti, “Aku hewan berkaki empat, bertelinga besar, dan memiliki belalai. Siapakah aku?.”
Pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut mampu mengundang antusiasme sekaligus melatih daya pikir anak.
Sementara itu, permainan puzzle menghadirkan rangkaian gambar gerakan salat. Anak-anak diminta menyusun gambar tersebut secara berurutan, kemudian mempraktikkan gerakannya di hadapan panitia.
Melalui permainan ini, peserta tidak hanya bermain, tetapi juga belajar serta mengingat kembali tata cara ibadah. Setiap peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan akan mendapatkan reward berupa bintang dari kertas origami sebagai bentuk apresiasi.
SIGMA bukan sekadar kegiatan bermain, tetapi juga menjadi cerminan semangat kader Komisariat Rhodium dan Teknesium IMM UM dalam mengamalkan nilai-nilai dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Meskipun hujan sempat turun, kegiatan tetap berjalan lancar karena seluruh rangkaian acara dilaksanakan di dalam ruangan.
Tantangan terbesar yang dihadapi panitia muncul ketika sebagian peserta mulai merasa jenuh. Perbedaan rentang usia membuat komunikasi tidak selalu berjalan mudah.
Beberapa anak terlihat saling mengusik, bahkan ada yang mengadu kepada panitia. Namun, situasi tersebut dapat diatasi melalui pendekatan persuasif yang disertai kesabaran.
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan sesi nonton bersama serial animasi edukatif Riko The Series yang sarat pesan moral dan pembelajaran Islami.
Setelah itu, peserta mengikuti sesi mentoring membaca Iqra’, Juz Amma, dan Al-Qur’an yang dipandu oleh Nabil, Sabina, Zahra, dan tim. Suasana mengaji berlangsung hangat dan khidmat.
Setiap momen kegiatan turut diabadikan oleh tim publikasi dan dokumentasi yang dibantu Izza dan rekan-rekan lainnya, sehingga seluruh rangkaian acara terdokumentasi dengan baik.
Tepat pukul 17.10 WIB, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah serta sesi pertanyaan singkat yang dipandu oleh Tara, Vera, Roland, dan Rahma. Antusiasme anak-anak semakin terasa menjelang waktu berbuka puasa, menandai berakhirnya kegiatan SIGMA dengan penuh keceriaan dan kebersamaan.
Melalui SIGMA, kader IMM tidak hanya menjalankan RTL DAD, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus menebar manfaat, menghadirkan semangat, serta menumbuhkan generasi mulia yang berilmu, beradab, dan beriman. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments