Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IMM Surabaya Selenggarakan Darul Arqom Madya Nasional dan Pelatihan Instruktur Dasar Regional

Iklan Landscape Smamda
IMM Surabaya Selenggarakan Darul Arqom Madya Nasional dan Pelatihan Instruktur Dasar Regional
Suasana pembukaan Darul Arqom Madya Nasional dan Pelatihan Instruktur Dasar Regional PC IMM Kota Surabaya (Bayu/PWMU.CO)
pwmu.co -

PWMU.CO – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya menggelar Pembukaan Darul Arqam Madya Nasional (DAMNAS) dan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Regional di Gedung G Lantai 7 Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Rabu (13/8/2025).

DAMNAS kali ini mengangkat tema “Sinergi Ikhtiar IMM: Elaborasi Gerakan Masyarakat Urban” dan PID Regional mengangkat tema “Instruktur Progresif: Diam atau Bergerak Lebih Baik?”

Acara ini dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Muhammad Jemadi MA yang mewakili Ketua PDM, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Alumni dan Inovasi (BAKAI) Khoirul Anam, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur Devi Kurniawan, Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya, serta Ketua Pelaksana kegiatan.

Agenda ini juga turut dihadiri oleh Muhammad Saifuddin SSos, Anggota DPRD Kota Surabaya sebagai pembicara dalam Stadium Generale Pembukaan DAMNAS dan PID Regional.

Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya menyampaikan, peserta DAMNAS akan melakukan live in di kawasan pesisir. “Biar teman-teman tahu bahwa PC IMM Kota Surabaya terus mengawal kepentingan rakyat Surabaya, termasuk masyarakat pesisir yang menjadi bagian penting dari kota ini,” ujarnya.

Sambutan Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur
Devi Kurniawan, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur (Bayu/PWMU.CO)

Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, Devi Kurniawan, yakin dengan kultur belajar di IMM Surabaya. “Walaupun belajar di tengah hiruk-pikuk perkotaan yang tidak jauh berbeda dengan Jakarta, kultur diskusi dan belajar di IMM Surabaya sangat terasa. Saya rasa, ketika kalian kembali nanti, tidak akan merasa kecewa,” katanya.

Ia juga berpesan agar kader tetap memberi kontribusi bagi organisasi. “Pertama, berkontribusi secara fisik. Kalau tidak memungkinkan, bisa berkontribusi secara pikiran. Jika itu pun tidak bisa, maka kontribusi secara material. Prinsip fastabiqul khairat tidak boleh ditinggalkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Alumni dan Inovasi (BAKAI) Khoirul Anam menyoroti fenomena menurunnya kepercayaan masyarakat urban terhadap organisasi masyarakat (ormas), termasuk Muhammadiyah.

“Saya tertarik dengan tema yang diangkat teman-teman PC IMM Kota Surabaya. Saya teringat salah satu riset yang membahas kepercayaan masyarakat urban terhadap ormas. Hasilnya, Muhammadiyah, NU, dan ormas lainnya mulai tidak dipercaya lagi oleh masyarakat urban, karena dinilai tidak berbanding lurus dengan kebutuhan mereka,” paparnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Menurutnya, masyarakat urban cenderung dekat dengan persoalan keseharian yang bersifat riil, seperti dinamika keluarga atau problem sosial sehari-hari. Sementara dakwah ormas sering kali fokus pada isu politik, ekonomi, atau jihad tematik yang kurang menyentuh kebutuhan tersebut.

“Karena itulah lahir dai-dai muda dengan banyak pengikut, seperti Gus Iqdam dan lainnya. Mereka menyampaikan pesan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga ribuan bahkan jutaan orang mengikuti pengajiannya,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan bertema masyarakat urban yang digagas IMM Surabaya dapat merumuskan metode dakwah baru yang lebih dekat dengan kebutuhan dan realitas masyarakat perkotaan.

Sambutan Wakil Ketua PDM Kota Surabaya
Sambutan Wakil Ketua PDM Kota Surabaya, Muhammad Jemadi MA (Bayu/PWMU.CO)

Muhammad Jemadi MA menambahkan, “Darul Arqom ini mengasah wawasan agar kita tidak hanya cerdas berpikir, tetapi juga cerdas bertindak. Mari kita kembangkan jejaring dan memperkuat sinergi, termasuk dengan pemerintah kota dan DPRD, demi membangun Surabaya.

IMM harus menguatkan spiritualitas, karena di tengah kehidupan urban, ruhani adalah jangkar kita. Forum ini jangan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik loncatan untuk memperkuat peran IMM di tengah masyarakat. Jangan puas menjadi penonton atau hanya mewarisi nama besar IMM. Jadilah generasi yang mencetak sejarah baru.”

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2025 dengan berbagai materi hingga praktek baik Darul Arqom Madya Nasional maupun Pelatihan Instruktur Dasar Regional Kota Surabaya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡