Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Negeri Malang (UM) resmi dilantik pada Sabtu (15/11/2025) di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang.
Kegiatan ini dihadiri oleh PDM Kota Malang bersama organisasi otonomnya, meliputi PCA Lowokwaru, PCNA Lowokwaru dan Klojen, PRM Sumbersari UM, FOKAL IMM UM, PC IMM Malang Raya, Koordinator Komisariat dan Pimpinan Komisariat IMM se-Malang Raya, UKM Tapak Suci UM, calon kader IMM UM, serta tamu undangan lainnya dari Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus UM.
Pelantikan tahun ini mengusung tema “Satukan Arah, Kokohkan Karsa: Sinergi Gerak Menuju IMM Berjaya.” Kegiatan diawali dengan pra acara berupa penampilan Tapak Suci UM dan persembahan lagu dari para immawati IMM UM.
Prosesi pelantikan kemudian dilaksanakan secara serempak oleh PC IMM Malang Raya, melibatkan Koorkom IMM UM, PK IMM Chromium, PK IMM Rhodium, PK IMM Teknesium, PK IMM Titanium, dan PK IMM Vanadium.
Para pimpinan melafalkan ikrar secara bersama-sama sebagai tanda kesiapan mengemban amanah satu periode ke depan.
Berikutnya, agenda dilanjutkan dengan ucapan selamat, foto bersama, serta serah terima jabatan dari periode 2024-2025 kepada 2025-2026 serta peresmian Komisariat Teknesium sebagai komisariat baru, dengan FOKAL IMM UM dan PC IMM Malang Raya sebagai saksi.
Ketua Umum Koorkom IMM UM, Immawan Tri Anggara Medhi Sampurno, membuka sambutannya dengan memperkenalkan lima komisariat yang ada di IMM UM.
Dimulai dari Immawan Arul sebagai Ketua Umum Komisariat Vanadium, Immawan Fazal sebagai Ketua Umum Komisariat Chromium, Immawan Arsal sebagai Ketua Umum Komisariat Teknesium, Immawati Adzika sebagai Ketua Umum Komisariat Rhodium, dan Immawati Auliya sebagai Ketua Umum Komisariat Titanium.
Ia kemudian mengutip pesan Abu Bakar Ash-Shiddiq tentang amanah kepemimpinan sebagai pengingat agar IMM tetap berjalan dalam semangat saling menasihati dan membenarkan ketika ditemukan kekeliruan.
Anggara memperkenalkan gagasan besar yang diusung Koorkom UM tahun ini bertajuk “Berjaya Bersama”. Logo yang menampilkan api, angka 5 arab, serta tiga garis menjadi simbol sinergi lima komisariat dalam bingkai trilogi dan trikoda IMM.
“Tidak ada lagi satu nama yang mencolok, tidak ada satu individu yang dominan. Kita berjalan bersama dengan satu nama: IMM Universitas Negeri Malang,” ungkap Anggara.
Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PC IMM Malang Raya, Immawan Kelvin Argo Beni menyampaikan selamat kepada para pimpinan yang dilantik.
Ia mengingatkan bahwa kader IMM di universitas negeri harus bekerja lebih keras untuk menunjukkan eksistensi, karya, dan kontribusi nyata.
Beni juga menegaskan bahwa PC IMM Malang Raya akan terus memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan pendampingan serta pemberdayaan bagi seluruh komisariat di UM.
“Tema satukan arah, kokohkan karsa itu tidak perlu muluk-muluk, yang penting kita terus bersama-sama merawat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini,” jelasnya di akhir sambutan.
Sementara itu, Ketua Umum PRM Sumbersari UM, Prof. Dr. Sc. Anugrah Ricky Wijaya, M.Sc., menyampaikan amanat dengan mengawali tiga ayat Al-Qur’an: QS Al-Hasyr ayat 18, Ali Imran ayat 104, dan Al-Mu’minun ayat 8 sebagai pijakan amanah dakwah dan gerak keummatan.
Prof. Ricky menekankan kedekatan emosional PRM dengan IMM UM, ia bahkan akrab disapa “Ayahanda” oleh para kader. Menurutnya, IMM UM adalah generasi penerus pencerahan yang harus menghadirkan dampak.
Ia juga menyampaikan bahwa perjuangan di kampus negeri membutuhkan kesabaran dan proses.
“Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan rencana program PRM ke depan, termasuk pengembangan talenta saintis Muhammadiyah dan pembentukan majelis dalam bidang sains dan teknologi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Prof. Ricky menutup dengan pesan agar IMM menjadi kelompok yang memberi perubahan, bukan “Islam sontoloyo”, tetapi Islam yang membawa kebaikan dan kebermanfaatan.
Setelah penyampaian amanat, acara dilanjutkan dengan Talkshow Lewat Ngobrol tentang Arah Ikatan (LENTERA) yang dipandu oleh Immawati Fauzia Rahma.
Para ketua umum komisariat berbagi tentang arah gerak masing-masing, ciri khas, inovasi program, hingga tantangan besar yang harus dihadapi dalam satu periode ke depan.
Talkshow ini menjadi forum terbuka untuk menyatukan langkah antarkomisariat sebagai modal awal mewujudkan IMM UM yang lebih solid dan progresif. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments