Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Utsman bin Affan sukses menggelar Masa Ta’aruf Komisariat (Mastakom) pada Sabtu (4/10/2025) di Ruang Seminar Dome Lantai 1 Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Kegiatan ini menjadi agenda pembuka dalam proses kaderisasi sekaligus ajang penyambutan bagi mahasiswa baru angkatan 2025.
Dengan mengusung tema “Tapak Awal Kader IMM: Menyemai Pengetahuan, Menguatkan Arah Gerakan,” Mastakom diselenggarakan sebagai wadah pengenalan IMM sekaligus untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan militansi kader di antara para peserta.
Mahasiswa baru diperkenalkan pada visi, misi, serta nilai-nilai dasar IMM yang menjadi landasan dalam proses kaderisasi ke depan.
Kegiatan Mastakom PK IMM Utsman bin Affan kali ini dikemas secara nonformal agar para peserta dapat lebih leluasa mengekspresikan diri, berinteraksi, dan membangun keakraban satu sama lain.
Konsep ini dipilih untuk menciptakan suasana yang hangat, akrab, dan menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara peserta.
Mastakom tahun ini diikuti oleh lebih dari 100 calon kader IMM, bersama jajaran pengurus inti, anggota aktif, serta kader PK IMM Utsman bin Affan.
Acara dibuka oleh moderator IMMawati Diva dan IMMawati Chayla yang menyapa para mahasiswa baru dengan penuh semangat, sekaligus menciptakan suasana hangat dan interaktif sejak awal kegiatan.
Beberapa calon kader diajak berdiskusi dan berekspresi bersama sehingga suasana semakin hidup dan meriah. Momen menarik terjadi di awal kegiatan ketika diketahui bahwa salah satu mahasiswa baru berasal dari Timor Leste.
Hal ini menjadi bukti bahwa semangat keislaman dan keindonesiaan yang diusung IMM mampu melampaui batas daerah, bahkan lintas bangsa.
Rangkaian acara berlanjut dengan penyampaian materi oleh Ketua Umum PK IMM Utsman bin Affan periode 2024-2025, Elif Emilia Putri.
Ia menjelaskan secara rinci mengenai komisariat, mulai dari sejarah berdiri, bentuk kegiatan, hingga nilai-nilai dasar seorang kader, khususnya terkait Trikoda IMM.
“IMM merupakan rumah ternyaman untuk bertumbuh dan berproses. Setiap kader dibekali Trikoda sebagai kompas moral dan intelektual dalam melangkah. Di sinilah para kader ditempa untuk berpikir kritis, berjiwa humanis, serta berperilaku religius dengan menyatukan nalar, rasa, dan iman dalam setiap gerak perjuangan,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Badan Pengurus Harian (BPH) serta seluruh kepala dan sekretaris bidang yang ada di PK IMM Utsman bin Affan.
Mereka memperkenalkan berbagai bidang yang ada, lengkap dengan arah gerak dan program kerja masing-masing. Kegiatan ini bertujuan agar para calon kader dapat mengenal dan memahami struktur organisasi, sekaligus termotivasi untuk berperan aktif di dalamnya.
PK IMM Utsman bin Affan memiliki sembilan bidang di antaranya yakni:
1. Bidang Perkaderan.
2. Bidang Organisasi.
3. Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik.
4. Bidang Riset, Pengembangan, dan Keilmuan.
5. Bidang Tabligh.
6. Bidang Immawati.
7. Bidang Sosial Ekonomi.
8. Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga.
9. Bidang Media dan Komunikasi.
Usai pemaparan tiap bidang, acara berlanjut dengan penjelasan tambahan dari Elif Emilia Putri terkait kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD).
Ia menegaskan bahwa untuk resmi menjadi kader IMM, setiap calon kader wajib mengikuti DAD sebagai proses pembentukan dasar ideologi serta penanaman semangat perjuangan ikatan.
Mastakom PK IMM Utsman bin Affan ini bukan sekadar ajang perkenalan, tetapi juga menjadi awal perjalanan bagi mahasiswa baru untuk menapaki jalan keilmuan dan pengabdian dalam naungan IMM. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments