Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Immawati PC IMM Kota Surabaya Laksanakan Diksusi Lawan Kekerasan Seksual

Iklan Landscape Smamda
Immawati PC IMM Kota Surabaya Laksanakan Diksusi Lawan Kekerasan Seksual
pwmu.co -
Diskusi immawati PC IMM Kota Surabaya lawan kekerasan seksual. (Istimewa/PWMU.CO)
Diskusi immawati PC IMM Kota Surabaya lawan kekerasan seksual. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya melalui IMMawati menggelar kegiatan diskusi bertajuk “Suara IMMawati Suara Perubahan: Bersuara untuk yang Bungkam – IMMawati Lawan Kekerasan Seksual” di Lapangan Kampus UNAIR C, Selasa (22/04/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan anggota IMMawati yang datang dari berbagai wilayah Surabaya.

Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dan pelopor keadilan sosial, dengan fokus pada penanggulangan kekerasan seksual di lingkungan kampus dan organisasi mahasiswa. IMMawati ingin menciptakan ruang aman bagi perempuan untuk menyuarakan pengalaman mereka, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual.

Ketua Bidang IMMawati, Adelin Aprilia Sari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IMMawati harus menjadi motor penggerak perubahan.

“IMMawati harus menjadi suara yang menggetarkan ketidakadilan, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang dipaksa bungkam,” ujarnya dengan penuh semangat.

Penolakan terhadap Kekerasan Seksual

Beberapa narasumber perempuan yang hadir dalam diskusi ini antara lain Ketua Bidang IMMawati DPD IMM Jatim Fairuz Faizatul M, Alumni Master of Nursing National Cheng Kung University Taiwan Vika Ramadhana Fitriyani, Founder Perempuan Merah Aulia Anis Al-Jannah, dan Kepala Divisi RPK LBH Surabaya M. Sholeh. Diskusi ini membahas bagaimana kekerasan seksual merugikan perempuan dan upaya untuk mendorong perempuan berbicara, baik dari perspektif kesehatan maupun hukum.

Salah satu peserta, Naura Kinantan, mengungkapkan pentingnya forum semacam ini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kegiatan ini sangat dibutuhkan perempuan sebagai sarana edukasi dan ruang aman. Kita bisa berekspresi lewat tulisan tanpa takut dihakimi,” ujarnya.

Acara ditutup dengan kegiatan penulisan ungkapan penolakan terhadap kekerasan seksual. Para peserta juga menandatangani petisi tolak kekerasan seksual dan membacakan komitmen bersama untuk terus berjuang melawan kekerasan seksual. IMMawati berjanji untuk tetap berada di barisan depan dalam menciptakan ruang aman di dalam organisasi serta mendorong kebijakan perlindungan yang lebih konkret di lingkungan kampus dan masyarakat.

IMMawati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi mahasiswa, untuk konsisten dalam membangun budaya yang berpihak pada korban dan menjunjung tinggi keadilan gender. (*)

Penulis Amanat Solikah Editor Azrohal Hasan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu