Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Indonesia dan Uzbekistan Sepakat Pererat Kerja Sama Pendidikan Dasar dan Menengah

Iklan Landscape Smamda
Indonesia dan Uzbekistan Sepakat Pererat Kerja Sama Pendidikan Dasar dan Menengah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti berfoto bersama dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Uzbekistan, Ezozkhon Karimova. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Indonesia dan Uzbekistan sepakat mempererat kerja sama di bidang pendidikan dasar dan menengah, khususnya dalam pengembangan pengajaran bahasa Indonesia di Uzbekistan serta program pertukaran pelajar antara kedua negara.

Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Uzbekistan, Ezozkhon Karimova di Tashkent pada Jumat (7/11/2025).

Dalam pertemuan itu, Mendikdasmen didampingi Duta Besar RI untuk Uzbekistan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, Kepala Badan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, serta jurnalis senior Media Indonesia, Abdul Khohar.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti menjelaskan tentang pendidikan Indonesia yang sedang mengembangkan pembelajaran mendalam (deep learning), pendekatan belajar yang berfokus pada pemahaman mendalam dan pengalaman belajar yang lebih berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan.

“Pendekatan tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya menghafal fakta, tetapi juga mampu merenungkan dan mengontekstualisasikan materi pelajaran dalam berbagai situasi,” jelasnya.

Menteri Mu’ti juga menjelaskan bahwa di sekolah, terus ditanamkan pendidikan yang lebih berkarakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ia menjelaskan bahwa tantangan pendidikan di Indonesia relatif kompleks mengingat Indonesia adalah negara kepulauan besar, dengan jumlah pulau 17 ribu, lebih dari 1.300 suku, dengan sekitar 700 bahasa daerah.

“Jumlah murid sekolah dasar hingga menengah di Indonesia mencapai hampir 55 juta. Selain itu, juga ada 4,2 juta guru, yang mengajar di lebih dari 400 ribu sekolah. Jadi bisa Ibu Menteri bayangkan betapa kompleksnya tantangan urusan pendidikan dasar dan menengah di kami. Tapi, kami optimistis itu bisa kami atasi. Itulah kenapa wajah kami tetap penuh senyum,” ujar Menteri Mu’ti yang disambut tawa.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selanjutnya, Menteri Karimova juga menjelaskan tentang pendidikan dan infrastruktur pendidikan di Uzbekistan.

“Uzbekistan memiliki 14.000 sekolah dasar dan menengah yang melayani sekitar 9 juta siswa, dengan sekitar 700.000 guru dan mentor. Pendidikan di Uzbekistan terdiri dari jenjang wajib yang mencakup pendidikan dasar (kelas 1-4) dan sekolah menengah (kelas 5-11),” terangnya.

Setelah itu, lanjutnya, siswa dapat melanjutkan ke pendidikan menengah penuh selama dua tahun (kelas 10-11) di sekolah umum, lyceum akademik, atau perguruan tinggi teknis, dan kemudian melanjutkan ke universitas atau karier.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Uzbekistan sedang dan terus berada dalam proses reformasi untuk meningkatkan akses ke pendidikan tinggi.

Kedua negara sepakat untuk mempererat dan meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dasar dan menengah. Terutama dalam hal pengembangan bahasa Indonesia di Uzbekistan serta pertukaran pelajar kedua negara.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu