PWMU.CO – Kejuaraan Dunia ke-2 Tapak Suci tahun 2025 resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo PBr, Ahad (3/8/2025) di GOR Universitas Brawijaya Malang.
Acara penutupan berlangsung semarak, menandai berakhirnya kompetisi bergengsi yang diikuti 763 peserta dari 23 negara.
Dalam ajang ini, kontingen Jawa Tengah berhasil keluar sebagai Juara Umum I dengan torehan 15 emas, 6 perak, dan 5 perunggu, dengan total poin: 2675.
Posisi kedua diraih oleh Jawa Timur dengan 5 emas, 10 perak, dan 8 perunggu, dengan total poin: 1450, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di posisi ketiga dengan 6 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, dengan total poin: 1200
Dalam sambutannya, Afnan Hadikusumo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Brawijaya (UB) Malang yang telah menjadi tuan rumah.
“Terima kasih kepada UB Malang yang telah memfasilitasi Kejurdun II Tapak Suci 2025 sehingga berjalan lancar dan sukses,” ujarnya. Pihak UB diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Setiawan Noerdayasakti SH MH.
Afnan juga mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana yang dikomandani oleh Pendekar Prof Dr Ir Sasmito Djati. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi bela diri, tetapi juga wadah pembinaan karakter.
“Tapak Suci hadir membangun generasi muda yang kuat lahir dan batin, serta berakhlakul karimah. Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah,” tegasnya, mengutip semboyan Tapak Suci.

23 Negara dari Berbagai Benua
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari 23 negara lainnya, yakni:
1. Palestina
2. Thailand
3. Singapura
4. Kazakhstan
5. Uzbekistan
6. Aljazair
7. Suriah
8. Belanda
9. Taiwan
10. Timor Leste
11. Nigeria
12. Mozambik
13. Pakistan
14. Ethiopia
15. Uganda
16. Republik Chad
17. Prancis
18. Jerman
19. Mesir
20. Malaysia
21. Australia
22. Vietna
23. Indonesia
Kejuaraan ini menjadi bukti nyata bahwa Tapak Suci tak hanya berkiprah di level nasional, tapi juga kian mengukuhkan posisinya sebagai duta dakwah dan pembinaan generasi muda Muhammadiyah di kancah internasional. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments