PWMU.CO – Pemerintah Desa Bluluk, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, menyelenggarakan acara penyuluhan pembuatan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya.
Adapun kegiatan ini terhelat dalam upaya mewujudkan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, penyuluhan ini terlaksana pada Senin (25/08/2025) di Balai Desa Bluluk, mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB.
Hadirkan Ragam Elemen Masyarakat
Acara ini terhadiri oleh perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Budi Santoso yang mewakili Kepala Desa Bluluk.
Selain itu, hadir pula para kepala dusun se-Desa Bluluk, perwakilan Karang Taruna, serta para petani muda. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap inovasi pertanian yang ditawarkan.
Dalam sambutannya, Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Penyuluhan pembuatan pestisida nabati ini adalah inovasi baru yang belum pernah dilakukan di desa kita” terang Budi.
“Besar harapan kami, acara ini dapat memberikan manfaat besar, menambah pengetahuan baru bagi para petani dan seluruh masyarakat Desa Bluluk” ujarnya.
Puncak acara adalah penyampaian materi oleh Saudara Azwar Mirza Al Fath, seorang peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).
Ia mengupas tuntas pengetahuan mengenai pestisida nabati dari daun pepaya, menyoroti manfaatnya, dan memaparkan bahaya penggunaan pestisida kimia yang selama ini umum digunakan.
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, terdapat pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelahnya. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap materi yang tersampaikan.
Setelah sesi teori, peserta berkesempatan langsung untuk melakukan praktek pembuatan pestisida nabati. Seluruh peserta terlihat aktif dan berpartisipasi dengan antusias dalam proses pembuatan.
Sesi praktek ini terancang agar peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara mandiri. Suasana yang menyenangkan dan interaktif membuat proses belajar menjadi lebih efektif.
Acara berakhir dengan pembagian bingkisan berupa semprotan hasil pestisida nabati yang telah dibuat. Selain itu, kegiatan tertutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, memperlihatkan semangat kebersamaan dalam memajukan pertanian di Desa Bluluk.
Melalui kegiatan ini, harapannya para petani Desa Bluluk dapat beralih ke metode pertanian yang lebih sehat, ekonomis, dan berkelanjutan. Hal ini demi masa depan lingkungan dan kesehatan masyarakat yang lebih baik.





0 Tanggapan
Empty Comments