Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Inovasi Ramah Lingkungan, Mahasiswa PKM UMG Ubah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Iklan Landscape Smamda
Inovasi Ramah Lingkungan, Mahasiswa PKM UMG Ubah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pelatihan pengolahan minyak jelantah. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Minyak jelantah yang selama ini dianggap sebagai limbah rumah tangga ternyata dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Melalui program PKM, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menghadirkan inovasi kreatif dengan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai jual dan manfaat guna, Sabtu (31/1/2026).

Minyak goreng sejatinya hanya dapat digunakan dua hingga tiga kali pemakaian, selama tidak mengalami perubahan warna, bau, maupun kekentalan yang signifikan. Namun, dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang menggunakan minyak secara berulang kali tanpa memperhatikan kualitasnya.

Bahkan, tidak sedikit yang membuang minyak jelantah langsung ke saluran air rumah tangga. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyumbatan saluran air hingga pencemaran lingkungan.

Minyak jelantah yang dibuang ke selokan atau wastafel dapat membeku dan menempel pada dinding pipa sehingga menyebabkan saluran tersumbat. Selain itu, minyak yang mengalir ke tanah dan sungai dapat mencemari sumber air. Satu liter minyak jelantah bahkan berpotensi mencemari ribuan liter air bersih karena lapisan minyak yang mengapung di permukaan air dapat menghambat masuknya oksigen dan mengganggu ekosistem perairan.

Pengolahan Minyak Jelantah

Melihat permasalahan tersebut, pada 31 Januari mahasiswa PKM UMG mengadakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan minyak jelantah di Dusun Pucuk, Desa Pucuk, Mojokerto dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta kegiatan. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada proses penyaringan dan pengolahan minyak jelantah hingga menjadi lilin aromaterapi yang memiliki aroma menenangkan, tampilan menarik, dan daya guna tinggi.

Salah satu perwakilan ibu PKK menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Terima kasih sudah membimbing dan membantu ibu-ibu PKK. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kami semua,” ujarnya.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Lilin aromaterapi hasil olahan minyak jelantah dapat dimanfaatkan sebagai dekorasi ruangan, media relaksasi, hingga peluang usaha rumahan yang berpotensi menambah penghasilan keluarga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PKM UMG berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah secara bijak. Limbah bukan sekadar sisa yang harus dibuang, melainkan potensi yang dapat diolah menjadi produk kreatif dan bernilai ekonomis.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari limbah yang kerap dianggap tidak berguna, lahirlah inovasi yang membawa manfaat ganda: menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi warga Dusun Pucuk. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu