PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik dari Program Studi Teknik Elektro melaksanakan pemasangan panel Penerangan Jalan Umum (PJU) otomatis di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Pemasangan ini terlaksana di dua titik strategis. Yaitu sepanjang jalan menuju makam dan area sekitar makam desa, yang selama ini terkenal minim pencahayaan saat malam hari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam bidang penerapan teknologi tepat guna yang bertujuan memberikan solusi atas permasalahan nyata di masyarakat. Khususnya terkait keselamatan dan kenyamanan warga saat beraktivitas di malam hari.
Kebutuhan Penerangan Warga
Menurut Ketua Kelompok KKN, pemasangan panel PJU otomatis ini berasal dari banyaknya keluhan warga mengenai kondisi jalan gelap di sekitar area pemakaman.
Selain rawan kecelakaan kecil, situasi tersebut juga menimbulkan rasa khawatir bagi warga yang harus melintas pada malam hari. Terutama saat ada kegiatan keagamaan atau takziah.
“Kami melihat kebutuhan akan penerangan yang efisien di wilayah ini sangat mendesak. Maka dari itu, kami merancang sistem PJU otomatis yang dapat menyala dan mati sesuai jadwal tanpa perlu dikontrol manual setiap hari” ujar Reza Fadhilah, salah satu mahasiswa KKN dari teknik elektro.
Panel PJU yang terpasang mengandalkan Timer Theben SUL 181 H, sebuah alat pengatur waktu yang dapat tersesuaikan jadwalnya sesuai kebutuhan lingkungan.
Dengan sistem ini, lampu jalan akan menyala otomatis saat malam dan mati pada pagi hari, tanpa perlu pemantauan langsung. Inovasi ini memungkinkan efisiensi energi dan juga mengurangi beban kerja perangkat desa.
Proses pemasangan bermula dari survei lokasi, desain instalasi, hingga pengujian sistem. Seluruh proses dilakukan oleh tim mahasiswa dengan pengawasan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr Norainny Yunitasari MPd serta dukungan teknis dari pemerintah desa.
Kepala Desa Kedungpring dan seluruh perangkat desa memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi mahasiswa.
Apresiasi Kades Kedungpring
Kepala Desa Kedungpring menanggapi program kerja dari mahasiswa KKN adalah kegiatan yang bukan hanya menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi desa.
“Kami sangat terbantu dengan keberadaan mahasiswa KKN. Pemasangan PJU otomatis ini memang sudah lama kami rencanakan, tetapi baru bisa terealisasi berkat ide dan kerja keras adik-adik mahasiswa” ungkap Kepala Dusun Kedungrukun, Riyono.
Warga pun menyambut baik keberadaan lampu jalan baru ini. Beberapa warga bahkan menyatakan bahwa mereka kini merasa lebih aman saat harus melintas malam hari, dan berharap penerangan serupa dapat ditambah di titik-titik lain yang juga rawan.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim KKN juga memberikan pelatihan sederhana kepada perangkat desa mengenai cara kerja dan perawatan panel otomatis.
Materi pelatihan mencakup pengaturan timer, pengecekan kabel, serta prosedur keamanan listrik dasar. Harapannya, setelah masa KKN selesai, sistem ini tetap bisa terkelola dan termanfaatkan secara mandiri oleh warga.
Selain itu, tim mahasiswa juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja sistem selama sisa masa pengabdian mereka.
Hasil evaluasi ini nantinya akan berguna untuk menyusun rekomendasi pengembangan, termasuk kemungkinan penambahan titik PJU baru di lokasi lain yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat meninggalkan warisan kecil namun bermanfaat besar bagi masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk fisik seperti lampu jalan, tetapi juga dalam bentuk edukasi dan semangat kolaborasi antara pemuda, kampus, dan desa.






0 Tanggapan
Empty Comments