Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Inovatif, Semua Mahasiswa Baru UMM Diajari Coding

Iklan Landscape Smamda
Inovatif, Semua Mahasiswa Baru UMM Diajari Coding
Suasana Pembelajaran Coding di UMM. Foto: Humas UMM/PWMU.CO
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Seluruh mahasiswa baru Gen 25 Kampus Putih kini dibekali keterampilan bahasa masa depan: coding. Pelatihan intensif ini berlangsung selama empat hari mulai (21/10/2025), dengan fokus pada Computational Thinking dan dasar-dasar pemrograman menggunakan Python.

Program ini menjadi bagian dari 10 agenda utama Rektor UMM, yang menekankan penguasaan tiga bahasa wajib bagi setiap lulusan: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Pemrograman.

Kepala Sistem Informasi dan Pelatihan Digital UMM, Aminuddin, S.Kom., M.Cs., menjelaskan bahwa pembelajaran dimulai dari logika berpikir komputer hingga praktik menulis kode. “Kita ingin mahasiswa memahami logic thinking sebelum menulis program. Python dipilih karena bahasanya sederhana dan mudah dipahami oleh pemula,” ujarnya.

Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga diminta membuat mini project seperti kalkulator atau aplikasi kasir menggunakan Google Colab. Proyek ini dirancang untuk mengasah tiga kemampuan inti dalam pemrograman: input, process, dan output.

Amin menambahkan, kemampuan coding juga bisa menjadi modal penting bagi mahasiswa lintas disiplin. “Bahkan untuk penelitian sosial yang berbasis data kuantitatif pun bisa diolah menggunakan Python. Jadi, ini bukan hanya untuk mahasiswa eksakta,” terangnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menekankan bahwa literasi digital dan logika pemrograman kini menjadi kebutuhan universal. “Coding itu bukan sekadar sintaks, tapi juga cara berpikir sistematis dan logis. Ini bekal penting menghadapi dunia kerja digital,” tambahnya.

Antusiasme juga terlihat dari Rahma Fariza Cahya Ningtyas, mahasiswi Agribisnis UMM. Ia mengaku pelatihan ini membuka wawasannya.

“Selama ini kita hanya jadi pengguna teknologi, sekarang belajar menjadi pembuatnya. Rasanya seru dan menantang!” ungkapnya dengan senyum lebar.

Melalui program ini, UMM ingin menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukan milik mahasiswa IT saja, tapi milik semua calon pemimpin masa depan. Kampus Putih terus berinovasi, memastikan lulusannya tak hanya cakap berbahasa, tapi juga melek digital dan berdaya cipta. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu