Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Institusi Pernikahan di Era Society 5.0 Jadi Sorotan dalam Ujian Skripsi STIQSI Lamongan

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Foto bersama dilakukan saat usai sidang skripsi di Lantai 2 Kantor Sekretariat Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, (dari kiri) Azzam Musoffa Lc MIRKH, Gondo Waloyo SAg MA, Maulana Tegar Renaldi, Anis Ulfiyatin SSos MSosio (Wilda Ayu/PWMU.CO)

PWMU.CO – Institusi pernikahan di Era Society 5.0 disorot dalam ujian skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan dengan judul “Pernikahan Era Society 5.0 (Kajian QS Ar-Rum Perspektif Tafsir Al Sya’rawi dan Konsep Changing Family Pattern)” pada Selasa (27/5/2025).

Penelitian ini ditulis oleh Maulana Tegar Renaldi, mahasiswa Semester 8 dan diuji oleh 3 penguji yakni Anis Ulfiyatin SSos MSosio (Pemimpin Sidang), Azzam Musoffa Lc MIRKH (Penguji 1), dan Gondo Waloyo SAg MA (Penguji 2). Ujian ini digelar di Lantai 2 Kantor Sekretariat Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur.

Dalam sesi presentasi, penulis yang berasal dari Donowangun, Talun, Pekalongan ini memaparkan tentang pernikahan sebagai ikatan lahir dan batin antara laki-laki dan perempuan. Menurutnya, menikah merupakan perintah yang diwajibkan oleh Allah kepada umat manusia.

Mahasiswa yang lahir 30 Mei 2003 ini juga menerangkan tentang tujuan pernikahan. Menurutnya, tujuan pernikahan adalah untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ar-Rum [30]: 21.

Menurut peneliti, judul ini penting untuk diteliti karena dinamika perubahan sosial pada era Society 5.0 telah banyak menyebabkan disorganisasi pada institusi pernikahan (changing family pattern).

Maulana Tegar Renaldi saat presentasi di Lantai 2 Kantor Sekretariat Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan (Wilda Ayu/PWMU.CO)

Pemuda tampan ini mengungkapkan bahwa metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan ‘Ulum al-Quran. Penelitian ini membahas konsep pernikahan dalam QS. Ar-Rum [30]: 21 berdasarkan perspektif Tafsir al-Sha‘rawi dan pendekatan sosiologis, serta mengkaji urgensi implementasi nilai-nilai pernikahan menurut perspektif al-Quran.

Di akhir presentasinya, Tegar, sapaan akrabnya, memaparkan hasil temuan dari penelitiannya. Ia menyatakan bahwa dinamika perubahan struktur dan nilai dalam institusi pernikahan pada era Society 5.0 telah memunculkan berbagai masalah sosial yang baru, di antaranya yaitu:

1. Cinta instan dan relasi virtual via aplikasi kencan.

2. Individualisme dan penundaan pernikahan.

3. Ketidakstabilan relasi karena ego dan ekspektasi yang tidak realistis.

4. Pergeseran peran gender dan redefinisi keluarga.

5. Krisis makna pernikahan (marriage as a formality). (*)

    Penulis Gondo Waloyo Editor Ni’matul Faizah

    Iklan Landscape Unmuh Jember

    Baca Lainnya

    Iklan pmb sbda 2025 26

    0 Tanggapan

    Empty Comments

    Search
    Menu