Dua organisasi otonom SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Hizbul Wathan (HW), menggelar pelantikan pengurus secara bersama pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Kaderisasi yang Mengakar, Gerakan yang Berdampak” ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Pelantikan bersama tersebut menjadi simbol regenerasi kepemimpinan sekaligus menegaskan komitmen kedua organisasi dalam mencetak kader pelajar yang berintegritas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan pelantikan dilaksanakan di Aula SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, yang berlokasi di Jalan Raya Sutorejo Nomor 98-100, Surabaya. Pemilihan aula sebagai lokasi kegiatan bertujuan untuk menampung seluruh peserta dengan nyaman sekaligus mendukung jalannya rangkaian acara secara tertib dan kondusif.
Dalam pelantikan gabungan IPM dan HW ini, sebagian anggota turut berperan sebagai panitia pelaksana. Acara juga dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai sekolah Muhammadiyah, dengan tamu terjauh berasal dari SMA Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mulyorejo, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM), Kwartir Cabang (Kwarcab) HW, serta seluruh siswa-siswi SMA Muhammadiyah 7 Surabaya.
Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus baru. Satu per satu calon pengurus maju dengan langkah tegap untuk mengucapkan janji setia organisasi, sebagai bentuk kesiapan mereka mengemban amanah kepengurusan.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru, yang disaksikan langsung oleh Kepala SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, Rufiah, S.Pd., Gr.
Ketua HW SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, Moh. Maulidani, menyampaikan bahwa pelantikan bersama ini merupakan momentum penting bagi kader IPM maupun HW.
“Pelantikan bersama ini memberikan pesan bahwa organisasi dibangun atas rasa tanggung jawab yang dipikul bersama. Di dalamnya terdapat ikrar, bukan hanya kepada struktur, tetapi juga kepada nilai-nilai tujuan dan sesama anggota,” ujarnya.
Baginya, momentum ini lebih dari sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak lahir dari kerja individu semata, melainkan dari kolaborasi, kesadaran peran, dan kesediaan untuk tumbuh bersama dalam perbedaan.
Melalui pelantikan bersama ini, diharapkan kader IPM dan HW SMA Muhammadiyah 7 Surabaya mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghidupkan nilai-nilai organisasi dalam setiap langkah gerakannya.
Momentum ini tidak hanya menjadi awal kepengurusan baru, tetapi juga menjadi penguat komitmen untuk terus berkolaborasi, berproses, dan memberi dampak positif bagi sekolah maupun masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments