Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi kembali menghadirkan inovasi sosial sederhana namun penuh makna pada Jumat (3/10/2025).
Melalui program Jumat Berkah, para pelajar membagikan sayuran segar yang dipajang di tepi jalan untuk diambil secara gratis oleh warga tanpa syarat apa pun.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap triwulan di hari Jumat pagi. Sejak matahari belum tinggi, para pelajar IPM sudah sibuk menata papan sederhana berisi aneka sayuran: sop-sopan, kangkung, tahu, tomat, timun, hingga kacang panjang.
Sayuran-sayuran tersebut berasal dari hasil program Freeday IPM dan sebagian merupakan donasi dari simpatisan yang mendukung gerakan kepedulian ini.
Ketua IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Senandung Dewantari, menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari inisiatif pelajar yang ingin memberi manfaat nyata kepada masyarakat.
“Melalui Jumat Berkah, kami ingin menumbuhkan kebiasaan berbagi dan peduli terhadap sesama. Walaupun hanya berupa sayuran, semoga bisa membantu kebutuhan harian warga sekitar,” ungkapnya.
Apresiasi datang dari Kepala MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Helmi Rohmanto, S.Pd.I. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan pendidikan karakter yang sedang digalakkan madrasah.
“Madrasah tidak hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan akhlak dan kepribadian. Anak-anak belajar langsung arti berbagi dan peduli. Kegiatan seperti ini lebih bermakna daripada sekadar teori,” ujarnya.
Senada dengan itu, Waka Kesiswaan Ahmad Fendi, S.H menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan mental sosial siswa.
“Lewat Jumat Berkah, anak-anak dilatih peka terhadap kondisi masyarakat. Mereka belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, tapi bisa dimulai dari hal sederhana. Inilah pendidikan hidup yang akan membekas hingga dewasa,” jelasnya.
Program ini pun mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Dengan senyum sumringah, mereka datang mengambil sayuran yang tersedia.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu kebutuhan dapur sehari-hari. Saya salut kepada anak-anak yang punya kepedulian tinggi. Semoga mereka jadi generasi yang bermanfaat,” tutur seorang warga.
Lebih dari sekadar berbagi, Jumat Berkah sarat dengan nilai Islami tentang pentingnya menolong sesama. Para pelajar belajar bahwa sekecil apa pun rezeki yang dibagikan akan mendatangkan keberkahan.
Selain itu, program ini juga melatih keterampilan berorganisasi: mulai menyiapkan konsep, mengatur jadwal, mengumpulkan donasi, hingga menata sayuran di lapangan, semuanya dilakukan secara mandiri dengan arahan guru.
Dengan langkah kecil penuh arti ini, IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi membuktikan bahwa pelajar bukan hanya penerima ilmu, tetapi juga agen perubahan yang mampu menebarkan manfaat.
Sayuran segar yang dibagikan setiap Jumat mungkin terlihat sederhana, namun makna di baliknya begitu besar: melatih jiwa berbagi, menumbuhkan empati, sekaligus memperkuat ikatan madrasah dengan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments