Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IPM Panceng Gelar Workshop: Semarak Milad ke-64 dengan Karya Jurnalistik Progresif

Iklan Landscape Smamda
IPM Panceng Gelar Workshop: Semarak Milad ke-64 dengan Karya Jurnalistik Progresif
pwmu.co -
Suasana pemateri saat menjelaskan tentang cara menulis berita. (Istimewa/PWMU.CO

PWMU.CO – Dalam rangka menyemarakkan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke-64, Pimpinan Cabang IPM Panceng menggelar kegiatan Workshop Jurnalistik di Aula KH Ahmad Dahlan, Perguruan Muhammadiyah Banyutengah, Panceng, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (19/7/2025) siang.

Kegiatan ini menjadi acara inti dari rangkaian peringatan milad IPM di Cabang Panceng. Dihadiri oleh peserta dari seluruh Pimpinan Ranting IPM se-Cabang Panceng serta Pimpinan Cabang IPM sendiri, workshop ini menjadi ruang bertumbuh bagi pelajar Muhammadiyah dalam dunia literasi dan kepenulisan.

Ketua Panitia, Syarif Hidayatullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial milad, tetapi momentum untuk mencetak kader IPM yang literatif dan siap menjadi pelopor dakwah di era digital.

“Kami ingin agar pelajar IPM tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga cakap menyampaikan gagasan melalui tulisan. Jurnalistik menjadi salah satu cara untuk menyuarakan ide, kebenaran, dan dakwah pelajar Muhammadiyah,” ujarnya.

Jurnalisme Progresif sebagai Karya Dakwah

Workshop jurnalistik kali ini menghadirkan pemateri dari Kabupaten Lamongan, yakni Alfain Jalaluddin Ramadlan, seorang jurnalis muda yang juga Editor PWMU.CO dan Ketua Bidang Pustaka dan Literasi Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Timur, sekaligus Sekretaris LSBO PDM Lamongan. Ia menyampaikan materi jurnalistik dengan pendekatan yang menarik, lugas, dan membumi.

Alfain menjelaskan bahwa jurnalistik bukan sekadar aktivitas menulis berita, tetapi juga bagian dari amal dakwah.

“Jurnalistik adalah seni menyampaikan fakta secara benar, berimbang, dan menarik. Dalam konteks IPM, jurnalisme harus progresif: berpihak pada nilai kebaikan, pendidikan, dan perubahan sosial yang mencerahkan,” tegasnya.

Ia memaparkan tiga hal penting dalam penulisan berita: pertama, Pengertian Jurnalistik: Jurnalistik adalah proses mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi faktual kepada publik melalui media.

Kedua, Struktur Penulisan Berita: Dimulai dari lead (teras berita), isi, dan kutipan narasumber. Berita harus menjawab unsur 5W + 1H: What, Who, When, Where, Why, dan How.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketiga, Larangan dalam Jurnalistik: Mengarang fakta, mencampur opini subjektif dalam berita, menyebarkan hoaks, dan menulis tanpa verifikasi adalah tindakan yang dilarang dalam jurnalistik.

Alfain juga memberikan simulasi langsung menulis berita dan mengajak peserta mengulas kegiatan milad sebagai bahan praktik. Ia menekankan pentingnya akurasi, etika, dan semangat literasi dalam setiap tulisan.

Salah satu peserta, Nazmi Lazuardi, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. “Kegiatan workshop pada siang hari ini sangat bagus. Saya mendapatkan ilmu baru tentang jurnalistik yang sebelumnya belum saya ketahui. Semoga bisa diterapkan di IPM ranting kami,” ujarnya.

Acara ditutup dengan refleksi singkat dari peserta dan pemateri. Para peserta diminta membuat ringkasan kegiatan dalam bentuk berita singkat sebagai latihan awal.

Dengan semangat Milad IPM ke-64 dan semangat literasi pelajar, IPM Panceng terus berkomitmen mencetak kader pelajar yang tidak hanya aktif dalam gerakan, tetapi juga mampu menulis, menyuarakan perubahan, dan berdakwah melalui pena.

Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” – Pramoedya Ananta Toer. (*)

Penulis Khuluqul Umam Editor Azrohal Hasan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu