Sekolah Dasar (SD) Al Kautsar Kota Pasuruan menggelar kegiatan outing class untuk memberi pengalaman belajar secara kontekstual dan menyenangkan.
Para siswa diajak ke Florawisata Santerra De Laponte, Jalan Jurangrejo, Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini selain melibatkan seluruh siswa kelas 1, juga wali murid dan guru pendamping.
Melalui kegiatan bersama —siswa, wali murid dan guru pendamping— adalah untuk memperkuat karakter, kemandirian, dan kepercayaan diri siswa.
Selain itu juga untuk mempererat hubungan sosial antara siswa, guru, dan orang tua.
Sejak pagi, lima armada bus sudah terparkir di halaman Masjid Al Kautsar. Sebelum berangkat, peserta mendapat pengarahan dari Kepala Sekolah Mustakin, S.Pd.I., S.Pd.
“Kegiatan outing class ini bukan sekadar rekreasi, tetapi merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, serta kerja sama. Anak-anak belajar langsung dari lingkungan sekitar dengan cara yang menyenangkan,” ujar Mustakin.
Menjelang keberangkatan, dilakukan doa bersama agar perjalanan berjalan lancar dan penuh berkah.
Tepat pukul 06.45 WIB, seluruh rombongan berangkat menuju lokasi dengan riang gembira. Rombongan tiba di lokasi pada pukul 10.00 wib.

Di lokasi, peserta mendapat sambutan dari Tim Outbound Kaliwatu.
Mereka kemudian diarahkan untuk membentuk barisan, berfoto bersama, dan pembagian tiket tanda masuk.
Kegiatan outing class ini berisi dengan permainan-permainan edukatif, rekreasi di kids zone dan wisata bunga.
Istimewanya lagi, kegiatan ini dihadiri oleh istri Wali Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, S.Sos., M.I.Kom. (selaku ibunda Alka dari kelas 1B) dan istri Kapolresta Pasuruan, Ria Davis, S.H. (selaku ibunda Al Birru dari kelas 1C).
Kehadiran dua sosok inspiratif yang sekaligus wali murid di SD Al Kautsar ini mampu menjadi penyemangat tersendiri bagi siswa dan wali murid lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suryani Firdaus Adi Wibowo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan SD Al Kautsar ini.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi anak-anak. Mereka bisa belajar bersosialisasi, mengenal lingkungan, dan mengasah rasa percaya diri. Ini adalah langkah kecil tapi bermakna untuk membentuk generasi yang berkarakter,” ujarnya Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pasuruan ini.
Setelah rangkaian permainan edukatif berakhir, para peserta beristirahat untuk makan siang dan salat Dzuhur berjamaah.
Kegiatan berlanjut setelah waktu istirahat, dengan waktu bebas bersama orang tua selama dua jam. Pada waktu ini, anak-anak dapat menikmati berbagai wahana permainan di area wisata secara bebas.
Pukul 15.00 WIB, seluruh rombongan berkumpul kembali di area parkir untuk bersiap pulang. Hujan gerimis yang turun sore itu menambah kesejukan suasana perjalanan kembali ke Pasuruan.
Kegiatan outing class di Santerra De Laponte tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran aktif yang mengintegrasikan antara teori dan pengalaman di lapangan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin sebagai bagian dari proses belajar yang menyenangkan dan bermakna,” ujar Mustakin dalam sambutan penutupan.
Berbekal semangat kebersamaan dan dukungan solid dari orang tua, SD Al Kautsar Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pembelajaran.
Hal ini dilakukan dengan fokus pada pembentukan karakter dan pengalaman hidup siswa, di samping pencapaian akademik.***






0 Tanggapan
Empty Comments