
PWMU.CO – Jalan sehat menandai penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng, Banyuwangi, Sabtu (19/7/2025).
Pukul 06.00 WIB seluruh siswa berkumpul di halaman sekolah. Tak hanya siswa baru yang telah mengikuti MPLS selama sepekan, kegiatan ini juga diikuti oleh siswa kelas XI dan XII dari lima jurusan: Teknik Elektronika Industri (TEI), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Animasi, dan Kuliner. Mereka semua antusias mengikuti jalan sehat bersama.
Jalan sehat menempuh rute sejauh 5 km yang berada di lingkungan sekitar sekolah. Secara geografis, SMK Muda Genteng terletak di dua desa: Desa Kembiritan dan Desa Genteng Wetan. Rute jalan sehat ini mengelilingi kedua desa tersebut agar siswa lebih mengenal lingkungan sekitar sekolahnya.
Titik pemberangkatan dimulai dari halaman sekolah dan finis kembali di tempat yang sama. Kepala SMK Muda Genteng, Tamyis Rosidi MPd, melepas langsung keberangkatan peserta jalan sehat.
Untuk kelancaran kegiatan, panitia menugaskan sejumlah siswa dari organisasi otonom (Ortom) sekolah untuk memantau pos-pos di sepanjang rute serta mengarahkan peserta.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 08.30 WIB. Semua siswa dan guru pendamping telah kembali ke sekolah sebelum akhirnya pulang ke rumah masing-masing.
Ketua Panitia MPLS, Mohammad Jamroni, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan MPLS.
“Kami bersyukur kegiatan MPLS selama sepekan ini berjalan lancar dan ramah. Jalan sehat ini menjadi penutupnya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan semua pihak yang terlibat, mulai dari panitia, guru pendamping, Ortom, hingga seluruh warga sekolah.
“Peserta MPLS juga menunjukkan sikap yang baik, penuh rasa ingin tahu, dan cepat beradaptasi. Ini menjadi pertanda positif untuk awal perjalanan mereka di sekolah ini,” imbuhnya.
Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama MPLS seperti kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan semangat belajar dapat terus diterapkan oleh siswa baru.
“Semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang aktif, kreatif, dan mampu berkontribusi positif bagi sekolah dan masyarakat,” harapnya. (*)
Penulis Taufiqur Rohman Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments