Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Napak Tilas ke Sunan Drajat

Iklan Landscape Smamda
Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Napak Tilas ke Sunan Drajat
Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Napak Tilas ke Sunan Drajat. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo Solokuro Lamongan napak tilas ke Sunan Drajat, Ahad (1/2/2026). Sebab Sunan Drajat (Raden Qasim) adalah putra Sunan Ampel yang dikenal dengan pendekatan dakwah humanis dan kepedulian sosial.

Jamaah berkumpul di masjid Ar Rayyan Muhammadiyah Takerharjo pukul 05.00 WIB. Jamaah tersebut meliputi Amirul Mu’minin (ketua umum PRM Takerharjo), Kunawi (ketua olahraga dan seni), M Khozin (ketua tabligh), Mushlihin (sekretaris), Mahmud (ketua RW), Saifudin Zuhri (khotib), Mundarman (Muazin).

Selain itu gowes diikuti beberapa anggota Muhammadiyah Takerharjo. Yakni H Kastim, Sholihul Anam, Abdul Halim, Edi Sucipto, Khoiru Rodlin, Nur Amin, M Ridlwan, dan Agus Veri Veri Himawan.

Jamaah melaju ke jalan raya Banyubang, Dagan dan berhenti di wisata religi Sunan Drajat. Jamaah merentangkan kedua tangan dan bersenam. Senam dimulai dengan pemanasan. Melalui kegiatan senam ini, tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, namun juga mempererat kebersamaan.

Usai kegiatan senam, dilanjutkan dengan olahraga bersepeda mengelilingi wisata religi Sunan Drajat. Jamaah memperoleh pengalaman spiritual, filosofi dan edukasi. Diantaranya Catur Piwulang (empat ajaran kebaikan) dan arsitektur yang mencerminkan akulturasi budaya Islam-Jawa.

Catur Piwulang Sunan DrajatĀ 

Wenehono teken marang wong kang wuto. Berilah tongkat (ilmu, petunjuk) pada orang yang buta (tidak tahu, bodoh).

Wenehono pangan marang wong kang kaliren (luwe). Berilah makanan pada orang yang kelaparan.

Wenehono sandang marang wong kang wudo. Berilah pakaian pada orang yang telanjang (tidak punya pakaian).

Wenehono iyupan marang wong kang kawudanan. Berilah peneduh atau payung pada orang yang kehujanan (terlantar).

Jamaah juga mengunjungi museum peninggalan bersejarah. Misalnya gamelan Singo Mengkok, dan arsitektur kuno dengan tujuh tingkat teras.

Sesudah itu jamaah menikmati wedang jahe susu dan telur puyuh serta telur asin. Telur asin dipilih karena kaya akan protein yang krusial untuk perbaikan jaringan tubuh, meningkatkan regenerasi sel, dan menjaga kekuatan otot.

Jamaah Gowes Muhammadiyah Takerharjo berharap. Semoga napak tilas ini, Tuhan memberi ilmu dan memasukkan ke dalam golongan orang-orang yang saleh. Dijadikan buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian) dan termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan). (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu