Suasana Kampus Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) tampak semakin semarak menjelang pelaksanaan Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
Sehari sebelum agenda besar tersebut digelar, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim drh. Zainul Muslimin, melakukan kunjungan kerja ke Ummad, Jumat (30/1/2026), untuk meninjau langsung kesiapan panitia dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Zainul Muslimin berdialog langsung dengan jajaran pimpinan universitas dan panitia PMB, meninjau lokasi kegiatan, serta mendengarkan paparan teknis terkait pelaksanaan Kick Off yang akan berlangsung pada Sabtu (31/1/2026) di Kampus 1 Ummad mulai pukul 09.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Zainul menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat yang ditunjukkan Ummad dalam beberapa tahun terakhir.
Dia menilai, kemajuan yang dicapai tidak hanya terlihat dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari penguatan program akademik dan tata kelola kelembagaan.
“Saya melihat Ummad telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ini patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan pendidikan berkemajuan di wilayah Madiun dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Ummad memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas berbasis nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan di kawasan Madiun Raya.
Zainul berharap momentum Kick Off PMB 2026 menjadi titik awal peningkatan jumlah mahasiswa sekaligus kualitas layanan pendidikan.
Dia juga menegaskan, Ummad tidak berjalan sendiri dalam membangun dan mengembangkan pendidikan tinggi. Perguruan tinggi Muhammadiyah besar di Pulau Jawa, seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), disebutnya siap memberikan dukungan moril maupun strategis.
UMS Surakarta, UMY Yogyakarta, Umsida Sidoarjo, serta perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari penguatan akademik, peningkatan kapasitas dosen, hingga kerja sama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semangatnya adalah saling menguatkan. Perguruan tinggi Muhammadiyah harus tumbuh bersama, tidak berjalan sendiri-sendiri. Ummad memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” tambahnya.
Sinergi ini dinilai penting untuk mempercepat kemajuan Ummad sekaligus memperkokoh jaringan pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur.
Pada kunjungan tersebut, Zainul Muslimin secara simbolis menyerahkan bantuan berupa sepuluh unit sepeda sebagai doorprize untuk kegiatan EduRide Ummad 2026.
Kegiatan sepeda santai ini akan digelar pada Ahad (1/2/2026) sebagai bagian dari rangkaian Road to PMB Ummad 2026 dengan tema “Gowes Sehat, Raih Masa Depan”.
EduRide dirancang sebagai kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi media promosi kreatif untuk memperkenalkan Ummad kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Dengan konsep santai dan penuh kebersamaan, panitia berharap kegiatan ini mampu menjadi magnet partisipasi pelajar SMA/SMK dan calon mahasiswa.
“Ini bentuk dukungan nyata PWM Jawa Timur agar kegiatan PMB Ummad semakin semarak dan berdampak luas,” ujar salah seorang panitia.
Kick Off PMB Ummad 2026 sendiri akan diisi dengan berbagai agenda menarik, termasuk talkshow inspiratif dan kegiatan interaktif yang mengajak generasi muda merancang masa depan daerah melalui pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Melalui tema yang diangkat, Ummad ingin menegaskan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang strategis untuk membangun peradaban, memperkuat karakter, dan melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan Madiun dan sekitarnya.
Kunjungan Bendahara PWM Jatim ini semakin memperkuat sinergi antara PWM Jatim dan Ummad.
Dukungan struktural dan moral dari persyarikatan diharapkan menjadi energi tambahan bagi Ummad untuk terus bertumbuh sebagai kampus Islam berkemajuan yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing.
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan yang solid, Kick Off PMB Ummad 2026 diyakini akan menjadi langkah awal yang optimistis dalam menyongsong masa depan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Madiun. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments