
PWMU.CO – Majelis Tablig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mengeluarkan “Maklumat Dakwah” untuk dijadikan pedoman menghadapi Pemilu 2019, berita hoaks, dan fenomena portitusi online.
Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim Dr Muhammad Sholihin Fanani MPSDM mengatakan, terdapat sebelas “Maklumat Dakwah” yang dikeluarkan Majelis Tabligh PWM Jatim menyikapi berbagai problematika keumatan yang sekarang ini terjadi.
Pertama, warga Muhammadiyah wajib menyukseskan Pemilu 2019 dan turut menjaga agar pemilu berjalan secara damai, jurdil, dan bermartabat.
Kedua, lanjut dia, masyarakat diharapkan menjadi pemilih calon pemimpin bangsa yang cerdas dan menghindari hal-hal yang bersifat pragmatis.
“Pilihlah calon pemimpinan bangsa yang sesuai dengan hati nurani dan kejernihan pikiran,” katanya dalam rapat di Gedung Muhammadiyah Jatim Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Kamis (31/1/19).
Sholihin melanjutkan, maklumat ketiga warga Muhammadiyah diharapkan menjadi pemilih yang cerdas dalam memilah dan memilih informasi agar tidak turut serta dalam penyebaran informasi hoaks yang menyesatkan umat.
Kempat, warga Muhammadiyah diharuskan teguh pendirian dan tidak terjebak pada politik jangka pendek yaitu Pemilu 2019. Tapi harus berfikir jangka panjang.
“Kelima, kita mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kehidupan yang rukun, damai, dan religius,” terangnya.
Ia menambahkan, maklumat keenam adalah mengajak seluruh masyarakat untuk membangun ekonomi madani yang mandiri dalam mewujudkan baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Sedangkan, maklumat ketujuh adalah membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga dakwah Islam di Indonesia untuk kemajuan umat dan bangsa.
“Kedelapan, kita mengimbau seluruh keluarga agar menjaga diri dari tontonan yang tidak mendidik dan merusak moral,” ungkapnya.
Maklumat kesembilan, kata dia, mendukung aparat pemerintah dalam memberantas prostitusi online, tindakan asusila, dan penyalahgunaan narkoba. Selanjutnya kesepuluh, muballigh Muhammadiyah diharapkan mengembangkan dakwah yang mencerahkan, mencerdaskan, dan mendamaikan.
“Maklumat kesebelas adalah mengharapkan media massa mainstream berimbang dalam pemberitaan keagamaan, politik, dan keummatan,” tandasnya.
Pria asal Lamongan itu mengungkapkan, adapun sebelas Maklumat Dakwah itu dihasilkan Majelis Tabligh PWM Jatim dalam Rapat Kerja di Yogyakarta pada 25-27 Januari 2019.
“Semoga Maklumat Dakwah ini bisa menjadi pegangan umat dalam menghadapi tahun politik 2019, maraknya prnyebaran berita hoaks dan fenomena portitusi online,” ujarnya. (Aan)





0 Tanggapan
Empty Comments