Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sunshine Voice (SSV) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II dalam ajang JCM Choral Competition 2026 pada kategori umum.
Capaian ini tidak hanya menjadi buah dari proses latihan panjang dan intensif, tetapi juga dijadikan sebagai batu loncatan menuju kompetisi Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) International Choir Festival 2026 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus mendatang.
Ketua Umum SSV UMY, Fajri Trias Fauzi Muhammad, yang turut terlibat sebagai official tim dalam kompetisi tersebut, menjelaskan bahwa keikutsertaan PSM SSV UMY dalam JCM Choral Competition 2026 telah dirancang sebagai bagian dari strategi persiapan menuju panggung internasional.
“Persiapan kompetisi ini sudah dimulai sejak Oktober 2025. Jadi, sekitar empat bulan kami menjalani latihan intensif. Sejak awal, JCM Choral Competition memang kami posisikan sebagai ajang pemanasan menuju lomba internasional yang sesungguhnya. Ibaratnya seperti uji panggung untuk melihat kesiapan tim sebelum tampil di level yang lebih besar,” jelas Fauzi seperti dilansir di laman resmi UMY, Senin (16/2/2026).
Pada kategori umum, kompetisi diikuti oleh berbagai kelompok paduan suara, mulai dari perguruan tinggi hingga sekolah menengah atas di wilayah Yogyakarta. Keberhasilan meraih posisi kedua disambut sukacita oleh seluruh anggota tim, mengingat proses latihan yang dijalani cukup padat dan menuntut komitmen tinggi.
Fauzi menekankan bahwa kompetisi ini memiliki arti penting, terutama dalam menguji kesiapan mental anggota, khususnya mereka yang baru pertama kali mengikuti lomba.
“Bagi kami, ini sangat penting untuk mengukur kesiapan mental tim. Latihan dan tampil di kompetisi itu rasanya berbeda. Saat latihan mungkin sudah percaya diri, tetapi ketika naik ke panggung lomba, apalagi bagi yang baru pertama kali, rasa gugup pasti ada. Pengalaman ini menjadi bekal penting sebelum tampil di Malaysia,” ujarnya.
Selain kesiapan mental, aspek teknis musikal juga menjadi fokus evaluasi tim. Perbedaan karakter ruang latihan dan ruang pertunjukan menjadi salah satu catatan utama yang perlu diperbaiki.
“Evaluasi terbesar kami ada pada aspek musikalitas. Pelatih menekankan pentingnya kontrol volume, kekompakan suara, serta kualitas musikal secara keseluruhan. Itu yang saat ini terus kami benahi menjelang kompetisi internasional,” paparnya.
Ke depan, Fauzi berharap PSM SSV UMY tidak hanya mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, tetapi juga membawa nama baik UMY di kancah internasional.
“Harapannya, kami bisa terus membanggakan kampus, khususnya saat tampil di Malaysia nanti. Semoga hasilnya lebih maksimal. Target kami tentu ingin membawa pulang medali emas,” tutup Fauzi. (NF)






0 Tanggapan
Empty Comments