Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Ahad Pagi PRM Jagir: Lutfi Soroti Peran Islam dalam Perjuangan Kemerdekaan

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Ustadz Lutfi tengah memaparkan materinya dalam kajian Ahad pagi di musholla SDM 7 Jagir (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majelis Tabligh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jagir menggelar Kajian Ahad Pagi pada (8/9/2024) di Musholla SD Muhammadiyah 7 Surabaya.

Acara ini dibuka oleh Ustadz Mulyono, moderator sekaligus mewakili Majelis Tabligh PRM Wonokromo periode saat ini.

Selepas pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kajian oleh Drs. Moh Lutfi, yang mengangkat tema “Peran Umat Islam dalam Perjuangan Bangsa”.

Lutfi memulai dengan mengingatkan bahwa kematian tidak mengenal usia atau menunggu sakit, melainkan merupakan ketentuan Allah yang menentukan waktu dan tempatnya.

Dalam kajiannya, Lutfi menginspirasi dengan menyebutkan bahwa Khalifah Umar bin Khattab wafat dalam keadaan khusnul khotimah meskipun sebelumnya hidup dalam kepercayaan nenek moyangnya. Ia kemudian membahas beberapa kerajaan Islam terkemuka seperti Samudera Pasai, Maluku, dan Demak yang berhasil memajukan daerah mereka.

Lutfi juga mengungkapkan bahwa kemajuan Islam pernah terjadi di Spanyol selama kurang lebih 400 tahun. Kerajaan terakhir yang bertahan, Granada, akhirnya tunduk setelah kalah dari pasukan salib.

Spanyol dan Portugis kemudian membuat perjanjian yang berisi misi menyebarluaskan 3G (Gold, Glory, & Gospel)—emas, ekspansi kekuasaan, dan Kristenisasi—ke Eropa, Amerika, dan Asia.

Ia menyinggung peringatan kemerdekaan yang seringkali tidak melibatkan lomba-lomba islami seperti tilawah atau adzan, padahal Islam memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan RI.

Sila-sila dalam Pancasila, menurutnya, memiliki poin-poin yang linier dengan ajaran agama Islam, mulai dari sila pertama tentang ketuhanan hingga sila kelima tentang keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lutfi juga memaparkan contoh negara-negara yang dulunya merdeka tetapi kini tidak merdeka, seperti USSR (Uni Soviet), Suriah, dan negeri Saba’. Ia menekankan pentingnya membangun peradaban yang baik daripada memperdebatkan hal-hal yang kurang substantif, seperti qunut.

Di akhir kajian, Lutfi menyampaikan pesan kepada Ir. Lukman, Ketua PCM Wonokromo, untuk berbuat yang terbaik sebagai warisan berharga di masa depan.

Kajian diakhiri dengan apresiasi dari Ketua PCM Wonokromo kepada Ustadz Lutfi sebagai pengisi kajian dan permohonan dukungan kepada jamaah untuk kelancaran rencana pembelian lahan oleh SD Muhammadiyah 7 Surabaya.

Penulis Habib Amrullah Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu