Kajian hadis di Masjid At-Taqwa Setail membahas kewajiban seorang muslim untuk mentaati perintah nabi, Sabtu (31/1/2026).
Materi pengajian tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taufiqur Rohman, M.Pd.I.
Kajian dimulai setelah pelaksanaan salat Maghrib berjamaah. Pengajian yang berlangsung di masjid At-Taqwa yang berlokasi di Jalan Samiran ini diikuti oleh jamaah masjid setempat dan warga Muhammadiyah Ranting Setail, baik laki-laki maupun perempuan.
Di awal kajian, Taufiqur Rohman mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah SWT. Karena atas rahmat-Nya sehingga dapat berkumpul di pengajian ini.
“Semoga dengan hadir di masjid ini, Allah selalu memberikan taufik serta hidayah-Nya kepada kita semua,” ujarnya.
Selanjutnya Ketua Majelis Tabligh itu membacakan satu hadis nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah RA. Di hadis tersebut dijelaskan tentang perintah dan larangan dari nabi.
Sebelum melanjutkan uraiannya, ia menceritakan bahwa hadis tersebut didengar langsung oleh Abdurrahman bin Shakhr, sahabat nabi yang mendapat gelar Abu Hurairah. Artinya bapaknya kucing karena kegembiraannya memelihara kucing.
Ia pun mengajak jamaah untuk meneladani komitmen sahabat nabi tersebut dalam mentaati nabi.
“Bagaimana tidak? Kurang lebih 4 tahun ia membersamai nabi. Hafalan hadisnya lebih dari 5000 hadis dan menjadi sahabat yang paling banyak dalam menghafal hadis jika dibandingkan dengan sahabat lainnya,” ulasnya.
Ustaz Taufiq membacakan kembali terjemahan hadis nabi tersebut.
“Suatu yang aku larang kalian darinya, maka jauhilah dan yang aku perintahkan, maka lakukanlah yang kalian mampu darinya. Karena sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyaknya pertanyaan-pertanyaan mereka dan penyelisihan terhadap nabi-nabi mereka.”
Kemudian ustaz asal Pandan itu berpesan kepada jamaah untuk benar-benar mentaati perintah nabi tersebut. Apalagi menjelang bulan Ramadan yang hampir tiba beberapa hari lagi.
Pengajian yang berlangsung selama 45 menit ini berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan membaca hamdalah bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah. Bertindak sebagai imam adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Ainur Rofiq M.Pd.I. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments