MTs Muhammadiyah 1 Taman kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya pendidik melalui kegiatan Kajian Kemuhammadiyahan yang dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal (22-25/12/2025).
Kegiatan ini berlangsung setiap harinya pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dengan beberapa pemateri seperti Ustadz Drs. H. Nadjih Ihsan, M.Ag, Ustadz Pristiandi Teguh Cahya, S.Pd., MPSDM, Ustadz Zainal Khotim, S.Pd.I, Ustadz Dr. H. Sam’un, M.Ag. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas 8A dengan khidmat dan penuh antusias dengan melibatkan seluruh guru MTs Muhammadiyah 1 Taman sebagai peserta utama.
Kajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap nilai-nilai Islam dan ideologi Muhammadiyah, sehingga mampu mengimplementasikannya secara konsisten dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter peserta didik, serta kehidupan bermasyarakat.
Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, penguatan ideologis menjadi kebutuhan penting agar guru tetap memiliki arah, prinsip, dan keteladanan yang kuat.
Kegiatan kajian dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Muhammadiyah 1 Taman, Ustadz Moh David El Hakim, S.Th.I., M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa guru Muhammadiyah tidak hanya berperan sebagai pengajar mata pelajaran, tetapi juga sebagai kader persyarikatan dan teladan akhlak Islami.
“Guru Muhammadiyah harus memiliki kejelasan arah dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Kajian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang penyegaran ruhiyah dan ideologis agar kita tetap lurus dalam berjuang di dunia pendidikan,” tegas Ustadz Moh David El Hakim.
Ia juga berharap melalui kajian ini, seluruh guru semakin memahami jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah, dan tajdid, sehingga nilai-nilai tersebut dapat terinternalisasi dalam setiap aktivitas pendidikan di madrasah.
Sebagai salah satu pemateri, Ustadz Dr. H. Sam’un M.Ag, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang, menyampaikan materi secara mendalam dan aplikatif. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar ideologi Muhammadiyah, peran guru sebagai kader dakwah, serta tantangan bermuhammadiyah di era modern.
Dalam salah satu pemaparannya, Ustadz Sam’un menegaskan:
“Bermuhammadiyah bukan hanya soal organisasi, tetapi tentang cara kita menata niat, memperjuangkan Islam berkemajuan, dan menghadirkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan di tengah masyarakat, termasuk di ruang kelas.”
Ia juga mengajak para guru untuk terus memperbarui semangat pengabdian dan menjaga keikhlasan dalam mendidik, karena pendidikan merupakan salah satu ladang dakwah yang sangat strategis.
Kegiatan kajian berlangsung secara interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta merefleksikan praktik pendidikan yang selama ini dijalankan. Suasana kajian terasa hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna spiritual.
Kesan positif disampaikan oleh banyak guru peserta kajian. Heru Suprayogi, S.Pd salah satu peserta guru menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan penguatan batin dan semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
“Kajian ini membuat saya kembali mengingat tujuan awal mengabdi di Muhammadiyah. Tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan nilai-nilai Islam dan akhlak yang benar,” ungkapnya dengan penuh haru.
Khoirul Basri, S.Pd juga menyampaikan bahwa kajian ini menjadi momentum refleksi diri.
“Selama ini kita sibuk dengan administrasi dan target pembelajaran. Kajian ini mengingatkan bahwa ruh pendidikan ada pada keteladanan dan nilai perjuangan,” tuturnya.
Bagi para peserta, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mempererat ukhuwah antarguru. Mereka merasakan kebersamaan dalam satu visi perjuangan pendidikan Muhammadiyah yang berorientasi pada pembentukan generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Dengan terselenggaranya Kajian Kemuhammadiyahan ini, MTs Muhammadiyah 1 Taman berharap seluruh guru semakin kokoh dalam ideologi, mantap dalam pengabdian, dan siap menjadi pelopor pendidikan Islam yang berkemajuan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan nilai dan karakter pendidik merupakan fondasi penting dalam mewujudkan madrasah unggul dan berdaya saing.





0 Tanggapan
Empty Comments