Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Mahasantri ke-6 KM3Nas DPP IMM Digelar di Samarinda, Perkuat Spirit Dakwah Mahasiswa

Iklan Landscape Smamda
Kajian Mahasantri ke-6 KM3Nas DPP IMM Digelar di Samarinda, Perkuat Spirit Dakwah Mahasiswa
Suasana Kajian Mahasantri ke-6 KM3Nas DPP IMM di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Sabtu (23/08/2025). (Jabal Noor/PWMU.CO).
pwmu.co -

PWMU.CO – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) kembali menyelenggarakan Kajian Mahasantri.

Pada edisi ke-6 kali ini, kegiatan berpusat di Samarinda dengan tuan rumah pelaksana Pimpinan Cabang (PC) IMM Samarinda bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalimantan Timur.

Lebih lanjut, kegiatan ini terlaksana pada Sabtu (23/08/2025) di Gedung E Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Acara terbuka oleh Master of Ceremony Ade Mardiah, berlanjut dengan sambutan Ketua PC IMM Samarinda, Emma Maulidah. Selain itu, turut diputarkan sambutan virtual dari Sekretaris Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman (TKK) DPP IMM, Muhammad Agung Rizky.

Program Strategis KM3Nas

Dalam sambutannya, Agung Rizky menegaskan bahwa Kajian Mahasantri merupakan salah satu program strategis KM3Nas.

Kegiatan ini, lanjutnya, tergagas sebagai wadah kader IMM untuk memperbarui keimanan, menguatkan spirit dakwah, serta menggeliatkan gerakan Islam di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini adalah tanggung jawab alumni-alumni PM3 Nasional yang saat ini diberikan amanah sebagai Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional” ujarnya.

Meski bertepatan dengan masa penerimaan mahasiswa baru UMKT, semangat peserta tidak surut. Kajian menghadirkan dua narasumber utama yakni Ketua DPD IMM Kaltim Andri Rifandi SP dan Wakil Sekretaris PWM Kaltim Machnun Uzni, SIKom dengan Jabal Noor (Kabid TKK PC IMM Samarinda) sebagai moderator.

Format diskusi panel yang berlanjut dengan sesi tanya jawab menjadikan forum semakin interaktif dan membuka cakrawala berpikir mahasantri.

Dalam materinya, Machnun Uzni menekankan pentingnya akal, hati, dan iman sebagai bingkai cara pandang manusia. Ia mengutip surah An-Nahl ayat 78–79 bahwa orang berakal sejati adalah mereka yang senantiasa mengingat Allah, meyakini penciptaan tidak sia-sia, serta memohon perlindungan dari api neraka.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Intelektual berperan penting dalam perjalanan hidup manusia. Sejauh mana kita menggunakan akal akan menentukan arah perjalanan itu sendiri” tegasnya.

Perkataan yang Membangun Peradaban

Sementara itu, Andri Rifandi menekankan bahwa setiap perkataan mengandung ilmu yang dapat membangun peradaban. Namun ilmu sejati harus berpijak pada nilai religius.

“Diam terhadap keburukan berarti membiarkan kemerosotan terjadi. Perubahan dimulai dari diri sendiri dengan semboyan ilmu amaliah dan amal ilmiah. Semakin tinggi ilmu, semakin besar pula tanggung jawabnya” jelasnya.

Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, Najihus Salam, juga menegaskan bahwa Kajian Mahasantri merupakan sarana penting untuk meneguhkan posisi IMM sebagai gerakan dakwah intelektual yang berbasis nilai-nilai Islam.

“Kegiatan ini menjadi energi positif bagi kader IMM. Karena di tengah dinamika kampus dan masyarakat, kita tetap memiliki ruang bersama untuk menguatkan dakwah, literasi, serta pengembangan diri” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PC IMM Samarinda bersama DPD IMM Kaltim berharap semangat dakwah kader semakin menguat.

IMM sebagai organisasi kemahasiswaan menjadikan trilogi Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas sebagai fondasi gerakan. IMM terus berkomitmen membentuk kader akademisi Islam yang berakhlak mulia, sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu